14.10.17

Siapakah Sambal?


Siapakah sambal?

Para pakar kuliner punya penjelasan yang jamak: ialah salah satu menu pelengkap untuk mencetuskan sensasi pedas pada lidah akibat dari stimulus panas. Sayangnya, meski pedas sering disebut sebagai rasa, sesungguhnya ia tak tertera dalam kategori yang disebut-sebut dalam peta anatomi lidah.

Saya dan Inggried sesungguhnya adalah penggemar sambal sejati (meski saya sering dikutuk oleh lambung sendiri). Cobalah mengintip koleksi resep sambal yang kami punya. Mulai dari sambal cabai hijau, hingga yang berkolaborasi dengan bahan lain seperti sambal gandaria, sambal kacang panjang, hingga sambal jengkol.
 

13.7.17

Banana Cake Tanpa Mixer, Cuma Satu Telur!



Banana Cake, brownies, cake jadul, menjadi beberapa varian cake yang paling sering saya coba. Entah sudah berapa resep Banana Cake yang pernah saya bikin. Selalu menghadirkan cita rasa yang beda. Kalau ditanya mana yang terbaik, sebaiknya mencoba saja beberapa resep yang pernah saya bagi di blog ini dan IG @inggriedewe.

Nah, cerita soal Banana Cake yang satu ini, fresh banget. Cerita hari ini. Saya itu suka bingung kalau enggak ada "cemilan berat" yang jadi stok di rumah. Stok cemilan berat itu kayak roti dan cake. Akhirnya, bangun tidur, melongok lemari bahan makanan. Mau bikin Marble Cake kok lagi ga pengen. Mau bikin brownies, lah kok ga nyimpen coklat batangan.

Akhirnya, beralih ke kulkas. Menemukan lima buah pisang yang kulitnya sudah menghitam. Saya enggak tahu namanya pisang apa. Minggu lalu dikasih Uti-nya AgaGhia.


Ah ya sudahlah, bikin Banana Cake aja. Buka resep andalan, oalah ternyata stok susu cair juga lagi habis. Jangan putus asa dong, tanya mbah google, ubek-ubek Instagram. Dan, menemukan resep Banana Cake yang ga pake susu cair. Pas baca-baca bahannya, eh ekonomis juga ini. Cuma pakai satu telur!

6.7.17

Muffin Coklat (Chocolate Muffin)

Cooking with kids is not just about ingredients, recipes, and cooking. It's about harnessing imagination, empowerment, and creativity.
(Guy Fieri)


Selama liburan ini, setiap bangun pagi, ada dua pertanyaan yang selalu diajukan Aga. Pertama, "Ibu, Aga hari ini libur atau sekolah?". Kedua, "Kita bikin apa, Ibu?".

Dan untuk menjawab pertanyaan kedua ini, saya harus mempersiapkan kira-kira apa ya yang bakal dikerjakan bareng si Aga. Paling sering sih ikut mengajaknya ke dapur. Selain menemani kalau dia mau menggambar, menulis, atau bermain playdoh.

Berhubung ibunya suka ndapur, aktivitas di dapur yang paling sering kami lakukan. Pernah membuat playdoh, dan beberapa kali bikin brownies kesukaannya.

Hari ini, saya menemukan resep muffin coklat yang ga pake ribet. Langsung deh, layak dicoba! Bahannya ga ribet, ga bikin banyak cucian perabot dapur karena cuma diaduk-aduk, dan aman melibatkan si Aga.


15.3.17

Klappertaart Jarak Jauh



Oh my, ternyata utang saya dengan blog ini sudah banyak banget. Foto-foto menumpuk dan berbagai cerita dapur terus datang dan pergi tanpa sempat diposting. Maafkan saya ya. Sebagai penebus dosa, saya mulai dari posting yang tertunda, klappertaart yang sesungguhnya dibuat hampir satu tahun yang lalu, 29 Juni 2016 di Melbourne.

Ceritanya saat itu saya dan suami diundang makan malam oleh supervisor suami dan saya membawa klappertaart ini sebagai hidangan penutup untuk disantap bersama. Demi hasil yang optimal, jelaslah saya mau pakai resep yang sudah pasti teruji saja karena mengolah kue mengharuskan ketundukan pemasak pada takaran resep. Sementara itu, tak semua yang disodorkan google bisa kau percaya, kawan. Yang paling aman, saya mengontak Inggried.

15.9.16

Super Fudgy Brownies (No Mixer!)


Beberapa hari lalu, menjelang tidur, Aga bertanya, "Ibu, kapan bikin kue coklat?". Kue coklat yang dimaksudnya adalah brownies. Sudah lama memang enggak bikinin dia brownies. Biasanya, saya bikin brownies kukus pisang. Dan beberapa kali brownies panggang.

Niat sudah kuat, tapi baru hari ini dieksekusi. Kadang, bahan sudah siap semua, pas selancar lihat resep-resep, yang dieksekusi malah lain lagi. Hahaha!

Berhubung tadi malam si Aga ngingetin lagi, "Aga pengen kue coklat Ibu". Jadilah niat banget harus eksekusi hari ini. 

Selancar sana-sini, cari resep yang gampang dan kalau bisa enggak perlu keluarin "alat perang" seabreg-abreg. Akhirnya, nemu resep dari blog-nya Mbak Ricke. 

Super Fudgy Brownies. Wah, tampak menggoda, dan tanpa mikser pula! Langsung eksekusi :)


Menurut si Mbak Ricke, resep ini berasal dari website Martha Stewart. Testimoni saya: sangat recommended buat dicoba!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...