22.2.10

menu lagi melarat (1)


namanya juga pemula dalam rumah tangga, ngatur uang masih sering keteteran. padahal, nafsu perut maunya diisi yang enak-enak dan tentu saja nggak kurang gizi. daripada uangnya dikasih ke dokter mendingan kita beli bahan makanan yang enak-enak bukan?? *maap buat yang ngerasa dokter*

tapi yang namanya bokek sering nggak pake permisi. pengennya masak ayam goreng, sop buntut, soto daging, tapi kok yang ada di kulkas cuma segelintir sayur (sop-sopan, tauge, oyong alias gambas). coba kita lihat bisa dijadikan apa ya??

*bakwan alias weci alias bala-bala alias ote-ote*

ini nih salah satu spesies gorengan yang biasa dijajakan di pinggir jalan, yang suka bikin kita ngiler banget melihatnya, apalagi kalau ada cabe atau sambal petisnya. wuduuuhhhh... suami saya paling demen deh. emang enak dan murah meriah sih. 

masalahnya, bakul gorengan sering pakai minyak goreng yang sudah tak layak pakai, tapi masih teteeeuup saja ‘dilayakkan’. dan adonan tepungnya itu lho sarat monosodium glutamat. saya pernah antre menuju kasir suatu hypermarket bersama orang yang memborong bumbu penyedap ro*co dalam trolinya. rupanya, ro*co itu menjadi bumbu adonan gorengannya. tinggal dicampur dengan terigu, jadilah adonan bakwan. aduh duh duh... itu kan kaldu artifisial yang micin meluluuuu...

padahal, bikin bakwan nggak sulit dan bahan-bahannya juga nggak mahal kok.

bahannya:
- terigu 150 gram
- wortel 4-5 batang, sesuai seleralah, dirajang tipis
- tauge 2 genggam
- telur ayam (nggak ada juga nggak apa-apa sih)

bumbunya (diulek halus yaa):
- bawang putih 3 siung
- lada setengah sendok makan
- garam

cara bikinnya:
ya tinggal udek semua bahan (jangan lupa dikasih air secukupnya) dan bumbunya, lalu goreng deh. mudah bukan?? hehehe...


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...