17.2.10

sampurasuuun...

jeng inggit adalah seorang jurnalis. jeng pika adalah mantan jurnalis. dulu saat kami masih sama-sama lajang, saat kami kebetulan liputan di tempat yang sama, kami biasanya melahap bekal makan siang bersama kala jeda. rupanya kami berdua memang suka membawa bekal makan siang hasil masakan sendiri.

*dan sampai saat ini, jeng inggit masih sering membawa bekal makan siangnya jika liputan:-)

setelah menikah (tentu saja dengan lelaki yang berbeda), jadilah kami pemula dalam rumah tangga yang tak punya juru masak bayaran. kami lebih sering memasak sendiri, bukan hanya untuk berhemat, tapi juga untuk makanan yang lebih sehat. maklumlah, makanan di luar rumah kerap diragukan kebersihannya.

*tapi bukan berarti kami tidak doyan jajan lhooo:-)
berbagai eksperimen yang telah terjadi di dapur kami yang tak dekat jaraknya (jeng inggit di palmerah, jeng pika di ragunan) rasanya sayang sekali jika tak dibagi dengan yang lainnya. meski eksperimen kami belum sukses semua, tapi bukan berarti gagal juga.
*paling tidak, kami sudah mencoba (ngeles). hehehe...

blog ini agak terinspirasi dari kisah julie powell yang mengabadikan proyek eksplorasi resep-resep masakan perancis dari julia childs dalam blognya, nobody here but us servantless american cooks. namun tentu saja proyek kami tak sama dengan julie. apa bedanya? hehehe... untuk tahu jawabannya, ikuti terus blog kami yaa...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...