30.5.10

menjeng ajur

ini adalah cerita kegagalan saya membuat menjeng. tau menjeng nggak? kalau orang jawa timur, atau pernah tinggal di jawa timur, pasti tidak asing dengan olahan tempe ini. umumnya menjeng berbentuk lonjong, tapi ada juga yang bulat. biasanya si menjeng ini salah satu bagian dari sego empok alias nasi jagung, makanan yang sering saya rindukan kalau mudik ke trawas, di mojokerto sana.

maka ketika suatu hari saya mengidamkan menjeng yang sulit ditemukan di jakarta sini, seperti biasa, tak ada jalan lain selain membuatnya sendiri. pikir saya, halah cuma tempe diemek ae (dikepalkan saja).
dengan percaya diri, sambil membayangkan kepulan nasi hangat dan sambel yang akan menjadi kawan makan si menjeng, saya pun penuh semangat menyiapkan bahan-bahannya. dua potong tempe bonus dari abang tempe keliling yang baik hati, serta bumbu halus berupa bawang merah putih, ketumbar dan garam. tempe ikut diulek juga lalu diemek-emek alias dikepalkan. hehehe...



pssst, sebenarnya itu resep ngawur saja loh, asal menebak dari ingatan saya akan aroma menjeng. hehehe... suami saya yang iseng mengintip ke dapur memberi saran, sebelum menjeng digoreng sebaiknya didiamkan setengah hari dalam balutan daun pisang. nanti, si menjeng akan terfermentasi lagi sehingga terbentuk lekat dan mengeluarkan baunya yang khas itu. baiklah, saya turuti sarannya.

enam jam kemudian, si menjeng (saya pikir) sudah terbentuk dan (saya pikir) sudah siap digoreng.

namun tak disangka tak diduga, begitu masuk ke wajan dengan minyak panas, si menjeng tiba-tiba semburat dari bentuk mapannya. pyurrrrr.... ngepyur tinggal butiran-butiran kedelainya mengapung-apung. aduh duh duh. beginilah penampilannya:


hiks, menjeng saya gagal menjadi menjeng yang sesungguhnya, hanya sanggup diberi judul menjeng ajur alias menjeng yang hancur. "tapi ini rasanya sudah rasa menjeng kok," kata suami saya mencoba menghibur sambil menyendok si menjeng ajur ke dalam piringnya, dan (seperti biasa) menyantap dengan lahap. dan seketika saya pun lupa dengan kekecawaan saya pada si menjeng gagal. hehehe... nyamm...

1 comment:

  1. wkwk.... ngakak sambil guling2... waktu baca menjeng ajur sama istri.....tadinya mau cari resep bikin menjeng malah ketemu menjeng ajur . pungging mojokerto

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...