2.5.10

MMLL


judul resep kali ini terpaksa harus disingkat karena panjang betul: martabak mungil langsung ludes. ini adalah salah satu cemilan kegemaran suami saya yang pecinta gorengan. walaupun status gorengan bikinan saya adalah lauk, tetap saja dia akan melahapnya sebagai cemilan: nggak ada stopnya.

meski akhirnya saya jadi cuma bisa garuk-garuk kepala karena harus memikirkan masak lagi lauk untuk makan malam, tentu saja saya senang melihat dia lahap menyantap masakan saya. dengan (sok) bijak, saya pun kembali ke dapur (sok) mengalahkan rasa malas. hehe...


lagipula, martabak mungil ini kan tipe-tipe masakan mudah bukan, bukan tipe masakan ribet-ribetan. *mudah bukan itu istilah pinjaman dari celetukan presenter acara masak memasak di televisi, bu sisca soewitomo: "bagaimana pemirsa? mudah bukan?"

untuk kulit martabaknya, nggak perlu repot-repot akrobat bak tukang martabak. di pasar tradisional maupun supermarket, sudah banyak yang menjualnya. di pasar minggu, harganya sekitar Rp. 1500 per 10 lembar kulit.


bahan-bahan isiannya cuma telor, daging cincang, daun bawang, bawang bombay, bawang putih, 
lada bubuk, dan garam.


mula-mula, tumis bawang bombay dan bawang putih, masukkan daging cincang, lada bubuk dan garam. kalau sudah matang, masukkan daun bawangnya, angkat dan campurkan ke dalam telur yang sudah dikocok, aduk rata. jadilah isian martabak.



bagian melipat kulit yang sudah diisi adonan isian ini adalah bagian yang agak menyebalkan. soalnya saya sering gagal menghindari kebocoran. 


kalau sudah berhasil melipatnya, tinggal goreng dengan api kecil biar nggak gosong luarnya. kalau rajin, enaknya sih disiapin acar gitu buat cocolan makannya. tapi nggak usah repot-repot deh, nggak pake acar juga langsung ludes itu martabak. hehehe...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...