16.8.10

menu minimalis 2: tongkol tauco



ini adalah sambungan dari cerita kepepet saya yang kagok memasak pada suatu sore menjelang buka puasa. setelah memasak perkedel kentang, ibu saya menyebutkan keberadaan ikan tongkol di dalam kulkas yang sudah digoreng, dan direkomendasikan untuk dimasak bumbu tauco. masakan ini termasuk gampang dan minimalis bumbunya. tinggal iris-iris cemplung, sebentar saja sudah beres. syaratnya, tongkolnya tentu sudah digoreng terlebih dahulu, hehehe...





sambil wira-wiri antara dapur-kamar untuk menengok si kecil yang sesekali kehausan atau minta diganti popoknya, saya pun menyiapkan bumbu-bumbunya: bawang merah putih, cabe rawit, tomat, dan cabe hijau (kalau ada), semuanya diiris. nggak repot kan? 



kalau sudah ya tentu saja tinggal ditumis dengan sedikit minyak sampai harumnya menguar, lalu masukkan tauconya dan beri air, sedikit gula dan garam. karena rasa tauco sudah gurih, garamnya jangan terlalu banyak. kecuali kalau memang doyan asin sekali, hehe... selanjutnya, tinggal masukkan tongkolnya dan tunggu sampai kira-kira bumbunya sudah meresap.



tauco si olahan kedelai ini memang bisa melahirkan cita rasa berbeda meski bahannya biasa-biasa saja. dengan bumbu yang sama yang saya sebutkan tadi, bukan hanya ikan tongkol saja yang bisa dicemplungkan, melainkan juga tahu goreng, kentang, dan lain sebagainya. cobain deh...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...