19.11.10

sejoli yang tinggal fotonya saja 2


itu gambar apa ya? bakpia? kue bulan? apa kelereng? hahaha... ya sudahlah, cukup ya menghina dinanya. ini kue nastar blajaran saya. sejolinya si kastengel yang saya ceritakan di posting sebelumnya itu lho. meski satu adonan, si nastar ini agak kurang sukses dibandingkan dengan kastengel. bahkan ada tiga jenis nastar yang saya hasilkan dari adonan yang sama. dari ketiganya, yang mana yang menurut anda paling enak? awas jangan tertipu penampilannya, hehehe...


tiga nastar di atas mewakili tiga loyang nastar yang saya bikin. kenapa jadinya berbeda, akan saya jelaskan di akhir posting ini saja ya. saya bagi dulu cara membuatnya.

pertama, adonannya, saya memakai adonan dasar yang sama dengan kastengel: mentega dan kuning telur (ditambah rum butter dan soda kue juga). bedanya, nastar terasa lebih manis karena adonannya dicampur dengan gula halus. untuk takaran 3 butir kuning telur dan 125 gram mentega, campurkan 50 gram gula halus .


cara membuat nastar hampir mirip dengan kastengel, ambil sebagian adonan, campur dengan terigu. berbeda dengan kastengel, kali ini jangan terlalu banyak terigunya.


adonan yang sudah dibulat-bulatkan itu diisi dengan selai nanas yang gampang sekali membuatnya (parut nanas, masak, tambah gula, aduk-aduk sampai kering, jadilah selai). oiya, kata ibu saya, membuat nastar mesti bergegas. jangan kelamaan membuat bulatannya karena bisa membuat nastar jadi tak renyah.

kalau sudah jadi, sama halnya dengan kue kacang atau kue kastengel yang pernah saya bikin, permukaannya disepuh kuning telur. sayang sekali, saat itu cuma satu loyang saja yang bisa disepuh. selanjutnya, saya kehabisan kuning telur dan malas pula keluar rumah sekadar belanja telur. jadi, beginilah hasilnya nastar tanpa polesan kuning telur itu.

oiya, sudah memutuskan untuk memilih nastar mana yang paling lumayan rasanya diantara tiga nastar yang saya pajang fotonya tadi?


kunci jawaban:
paling kiri --> nastar cakep tapi paling keras teksturnya dibandingkan yang lain karena kebanyakan terigu dan kelamaan menguleninya. hehehe...
tengah --> pilih yang ini! biarpun kurang cantik, tapi inilah nastar paling enak diantara ketiganya, krenyes-krenyes pas. tapi karena nyetaknya kegedean (lupa kalau adonan ini bakal mengembang) jadi bentuknya obesitas, hehe... selain itu, karena kehabisan kuning telur buat sepuhan, permukaannya jadi butek.
paling kanan --> bentuknya sih lumayan, tapi tetep aja butek dan nggak serenyah nastar yang di tengah.

yo wes lah, yang penting nastar saya laris manis di rumah. hehehe...

3 comments:

  1. loh, kok yang ini saya nggak dikirimin XD wkwkwkwkwkwkwkw.

    ReplyDelete
  2. @anita: malu gan, abisnya jelek sih, peot-peot gitu
    @julia: lho kenapa nyerah mbak?

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...