25.11.10

JAJAN! [Makan “Penyet-penyet” di Malaysia]

Prolog dulu yaaa..

Wah, saya benar-benar merindukan “dapurduaistri”. Hampir tiga minggu berguru di negeri tetangga, membuat cerita dapur saya menjadi sepi. Kalah, tersalip dengan cerita enak kue-kuenya jeng piqa. Mengingatkan saya juga dengan oven hadiah dari suami yang sekarang teronggok di sudut dapur mini :D

Well, sejak 6 November, I’m off from Jakarta. Di Kuala Lumpur sampai 4 Desember (yihaaa..tinggal seminggu lagi. Sudah kangen dapur, jengkol dan tentu saja my hubby, hehe). Kali ini, walau agak lama, lumayan beruntunglah. Karena masih di negara yang enggak jauh-jauh dari Indonesia dan tipikal makanannya juga hampir sama. Cuma, namanya beda negara, tetap aja ada beda taste. Teringat pas tahun lalu liputan ke kampung halamannya om bule, cuma croissant yang rasanya fit di perut. And have no rice at all. (Kayaknya cerita-cerita soal ini bisa saya tulis lain kali ya, walau udah lewat, hehe…)

Cerita “penyetan”...

 sekali-sekali narsis boleh yaa..hehe..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...