27.12.11

bayam tapi kriuk



siapa sih yang tidak suka makan kerupuk, keripik, peyek dan makanan kriuk-kriuk lainnya? segala jenis 'kriuk' ini gampang muncul di segala suasana, tak harus bersama-sama dengan hidangan lain karena dimakan sendirian sebagai cemilan pun oke juga.

kali ini, saya membuat salah satu 'kriuk' dari bayam demi mengatasi kecanduan anak saya pada kerupuk. periode susah makan yang terjadi pada anak saya lumayan bisa terlampaui dengan menambahkan kerupuk pada menu makanan pendamping ASI-nya. mungkin karena ada sensasi 'kriuk' itu, akhirnya dia kembali lahap. tapi yang namanya kerupuk yang dijual di pasaran, biar harga murah atau mahal, pasti rasa gurihnya bermuatan penguat rasa seperti MSG. jadilah, saya mencoba membuat peyek bayam ini.

25.11.11

sambal gandaria, untuk perut yang merdeka


sambal ini adalah makanan orang-orang yang merdeka. serius lho. untuk bisa menikmati sambal ini kita harus memiliki perut yang bebas, tidak terancam maag, tidak berisiko diare dan masalah pencernaan lainnya. kenapa begitu? selain karena rasanya asam dan pedas yang ekstrim, sambal ini sering membuat lupa diri.

paling tidak, itulah yang terjadi pada saya. setiap kali melahap makanan dengan sambal gandaria, saya mendadak memiliki nafsu makan yang menggila. hanya sambal gandaria yang ditemani lauk tempe goreng saja saya bisa habiskan nasi dua piring. kalau lagi parah, bisa sampai tiga piring. nah, selanjutnya bisa diduga, setiap yang berlebihan terbukti berakhir menyengsarakan: perut jadi begah. hilanglah rasa nikmat di awal tadi :(

4.11.11

parade "potato high heels"

malem sabtu ini (tgl 4 november), bener2 mbongkar folder masakan...mumpung besok libur...oh myyyyy...ternyata banyak banget masakan yang belum dishare, sebagian malah fotonya udah nangkring di facebook, tapi belum di @dapurduaistri...

nah, kalo makanan yang satu ini, bener2 bikin saya ngences saat buka file-nya. POTATO HIGH HEELS! itu sih bisa-bisa saya aja ngasih nama...yang jelas, makanan ini ga kalah enaknya dengan POTATO WEDGES yang pernah saya bikin. caranya hampir sama. cuma, karena potongannya panjang dan ramping, saya namain aja "high heels" masih sepupuan sama "wedges" kayaknya :D

liat parade fotonya dulu ya!


udah ikutan ngences? yuk, intip cara buatnya! :)

havermut cheese cake

haaaaaiiiii semuaaa pengintip @dapurduaistri :D luama buanget ga berbagi cerita...sejujurnya, udah empat bulanan ga "ndapur". baru tiga hari ini saya kembali lagi ke dapur, itupun masaknya masih mood-moodan...tapi, berhubung liat postingan nya @rafiqa udah berbaris, saya jadi maluuuuu...

bagi cerita yang lama kepending aja yaaa...udah lama banget soalnya dimasak. sampe saya lupa, ini pake resep yang mana kuenya :D entah berapa bulan yang lalu, cake ini dibuat kala liburrr...


ini diaaaa...HAVERMUT CHEESE CAKE!

27.10.11

bikin cake tanpa mixer tanpa oven?


saya adalah pemasak pemula. jadi jangan kaget kalau peralatan memasak saya pas-pasan. rak piring saya imut-imut, piring dan gelas pun bisa dihitung. saya punya satu penggorengan, satu wajan teflon, satu double pan, satu dandang, tiga panci -yang satu hitam legam akibat lupa mematikan kompor saat menghangatkan kaldu.

oiya, saya punya oven listrik hadiah dari kawan saya, anita. sayangnya, oven bagus itu belum bisa saya gunakan lebih optimal karena daya listrik di rumah saya yang cuma 900 VA. kalau saya mau pakai oven, mesti mengungsikannya ke rumah ibu saya, agar tak heboh menonaktifkan sejumlah perangkat elektronik (sekalian meminjam mixer). nah yang namanya mengangkut oven itu ribet saudara-saudara!

namun meski perkakas terbatas, saya juga tetap bisa seru-seruan bikin cake di rumah sendiri lho. misalnya cake pisang yang membuatnya gampang banget ini, tanpa memakai mixer dan tak mesti dipanggang di oven. seru kan?

25.10.11

moluska terlarang, menggoda iman


tentu saja sebagai pemasak rumahan, saya selalu berusaha untuk menyajikan makanan sehat. syarat mutlaknya: tanpa bahan adiktif semacam MSG maupun pewarna makanan. selain itu, tentu saja mengurangi pemakaian bahan-bahan instan yang menjanjikan kemudahan namun berisiko pada kesehatan. namun adakalanya, saya menjadi pemasak bandel saat menginginkan makanan yang tidak sehat, misalnya kerang hijau ini.

seumur hidup saya, bisa dihitung berapa kali saya menyantapnya. kerang hijau yang dipasok dari teluk jakarta ini tidak layak dikonsumsi karena telah tercemar logam berat. moluska yang sebenarnya banyak mengandung gizi ini dapat ditemui di pasar dengan kondisi sudah dipermak sedemikian rupa dengan pewarna oranye, demi memuaskan mata dan melenyapkan bau amis. maka, musnahlah gizinya dan status terlarang sudah mutlak tak terbantahkan :(

tapi mungkin justru karena terlarang itulah, godaan menyantap kerang semakin menjadi-jadi. aduuuh, saya tidak tahan. saya menyerah, saya harus membuatnya sekaliii ini saja...

7.10.11

oleh-oleh mudik


selalu ada makanan yang dirindukan setiap lebaran. di keluarga saya, biasanya ada rendang, opor ayam, dan ketupat bergandeng sayur sambel godok alias pepaya muda. di keluarga suami saya, mudik lebaran berarti rujak kikil, pentol, sate kelapa, tahu campur, sate pentol, kupang lontong, dan buanyaak lagi.

lebaran kemarin, saya mudik ke porong, sidoarjo, yang identik dengan lumpur lapindo itu (kampung suami berada sekitar 3 kilometer dari area semburan lumpur). di sanalah saya menjajal makanan jawa timur yang tidak gampang didapat di jakarta. kalaupun bikin sendiri, biasanya bahan-bahannya tak sekomplit di daerah asal. makanya selama di porong, tiada hari tanpa makan enak, mulai yang dibikin oleh ibu mertua, sampai yang jajan di pinggir jalan.

27.9.11

sate lilit ayam *pakai oat*


yak, ini dia resep sate lilit oat buatan mbak @WinnyS yang saya ceritakan di posting sebelumnya sebagai bukti kalau ternyata oat bisa dimasak jadi makanan yang seru-seru :) saya dan inggried sudah merasakan lezatnya sate lilit ini lho. dan kami langsung satu pikiran: "kapan-kapan kita harus nyoba bikin nih!"

meskipun sampai sekarang belum sempat bikin, tapi nggak ada salahnya kalau resepnya kami bagi dulu. kali aja pembaca dapurduaistri ada yang mau nyoba bikin duluan, apalagi kalau mau berbaik hati ngirimin hasilnya buat saya dan inggried. hehehe...

belajar masak serba OAT

 
cerita ini berawal ketika suatu hari saya mendapat pesan di facebook dari seorang mas-mas (hehe) bernama agus, yang ternyata adalah PR Manager DDB Indonesia. nah, mas @agusitem ini, ceritanya, "nyasar" masuk ke dapurduaistri, dia pun mengundang saya dan piqa ikutan demo masak sebagai salah satu bagian dari program Gerakan Sayangi Jantungmu.


aaahh..senengnyaa..saya langsung inget si piqa selalu mengolah oat untuk makanan pangeran kecilnya, aqil.  sementara itu bojo saya, wak arie, juga suka sarapan oat, yang selama ini cuma dibikin bubur melulu..hehe...tanpa pikir panjang, saya iyakan tawaran itu...daan, piqa pun menyempatkan diri dateng juga...jarang-jarang juga lho kita berdua biasa ketemu. jadi kami pun langsung menyempatkan diri bernarsis-ria begini.


14.8.11

tabungan lauk sahur

 

waaaah, puasa sudah lewat separuh bulan nih. mohon maap lahir batin ya, lagi-lagi saya mengunggah posting yang telat. harusnya sudah diunggah di awal ramadhan nih, supaya bisa jadi inspirasi pembaca dapurduaistri yang mau bikin stok makanan siap lahap buat sahur. tapi ya gimana dong, namanya emak-emak sok sibuk, jadi suka lupa deh kalau harus setor cerita dapur. hehehe... *ngeles*

jadi, saya tidak tahu apakah nama masakan ini. mungkin balado teri, atau sambal goreng teri dan kacang. yang pasti statusnya saat ini adalah lauk sahur yang praktis tis tis, paling cocok buat yang suka sahur kepepet imsak. tanpa memanaskan sebelum memakannya, langsung saja dipadu dengan nasi, atau oat, bahkan roti juga boleh kalau doyan.

30.7.11

rich chocolate tart [tantangan KBB #24]

akhirnyaaaaa...jadi juga tantangan KBB #24 ..alhamdulillah, enggak seribet yang dibayangkan dan hasilnya, menurut saya, memuaskan :D cokelat banget deh..namanya aja RICH CHOCOLATE TART!


dalam setiap tantangan, selalu ada pelajaran baru. ini tantangan KBB kedua yang saya ikuti. tantangan pertama, sugar cage, mulus dilalui. seharusnya sih ikut KBB #23 "cheesy fun". tapi berhubung lagi suibuk (nggaya), akhirnya lewat. untung masih dikasih satu kali lagi kesempatan. yuk, ikuti cerita tantangan ini!

awalnya, saya seperti biasa, selalu terlongo-longo membaca bahan-bahan kalo bikin pastry. maklom, istilahnya istilah per-baking-an, jadi agak2 awam. ga kebayang yang namanya sugar caster, icing sugar, dkk. ternyata, menurut saya sih, sama aja sama gula bubuk yang saya biasa beli! hahaha...karena takut salah, akhirnya dibeli juga. hmmm...harganya lumayan yeee...ukuran 500gr icing sugar IDR 24.000, trus sugar caster-nya ukuran bungkus 500gr sekitar 30.000 kalo ga salah. dan tahukah Anda, yang saya pakai hanya 55gr...hahaha...*abis ini cari resep yang pake dua jenis gula ini*

oya, satu lagi krim kental-nya, ternyata ukurannya 1 liter semua ..hmmm...1 liter IDR 58.000 ya sodara2...dan cuma dipake 80ml! ada ide, kita bikin apa ni krim? :D

eh, yuk ah..ke cerita tart cokelat ini...

5.7.11

daur ulang burjo 3


sekuel daur ulang bubur kacang hijau masih belum tamat. kali ini, kacang hijau sisa burjo menjelma jadi si bulat berjerawat nan lezat: onde-onde. jajanan pasar ini nggak sulit kok bikinnya. saya mulai belajar membuatnya saat masih jadi anak SD. waktu itu, saya masih tinggal di trawas, jawa timur dan punya tetangga yang berjualan jajanan pasar, termasuk klepon yang pernah saya unggah ceritanya itu lho.

selain klepon, tetangga saya itu juga berjualan onde-onde. saya yang masih kecil dan sering bermain di rumahnya pun sering ikut-ikutan membantu (maksudnya, merecoki) membuat onde-onde. ingatan saya menggambarkan proses pembuatan onde-onde dengan sederhana: uleni adonan, bikin bulatan, pipihkan, masukkan kacang hijau, gulingkan di wijen, goreng, dan selesai.

4.7.11

ikan bakar yang tak dibakar


ikan bakar adalah makanan yang saya suka-suka-sukaaaa bangeeeet. seumur hidup saya nggak pernah dan nggak mau berpantang dengannya. waktu saya hamil dulu, banyak orang yang mewanti-wanti saya, jangan makan ikan bakar. tapi karena dokter kandungan saya mematok rumus 'asal tidak kebanyakan', maka saya pun dengan senang hati menjadikannya acuan :) kalau ibu hamil lain cuma bisa menelan ludah menahan diri dari nikmatnya ikan bakar, saya sebaliknya: serbuuuu!

tentu saja saya tidak menutup mata, bahwa makanan yang dibakar cenderung mengandung zat-zat karsinogen alias pemicu kanker. tapi ya ujung-ujungnya tentu soal pilihan. dan saya memilih tetap sehat dan tetap menikmati hidup dengan makan enak. hohoho maunyaaa... artinya, saya tetap tidak menolak makan ikan bakar, asalkan tidak menyantapnya tiap hari. hehehe...

24.6.11

daur ulang burjo 2


edisi daur ulang burjo masih berlanjut. kali ini, saya mendaur ulang bubur kacang hijau menjadi gandas turi. itu lho, salah satu nyamikan yang biasa dijual di tukang gorengan. bentuknya pipih, terbuat dari kacang hijau dan terigu. rasanya kombinasi antara manis dengan gurih.

seperti biasa, gorengan selalu menjalani perannya sebagai makanan yang sederhana, tanpa kenjlimetan, tanpa repot-repotlah pokoknya. tapi supaya berbeda dengan gandas turi ala tukang gorengan, maka saya membuat gandas turi dengan keju.

daur ulang burjo 1


ini adalah cerita nafsu menggebu membuat bubur kacang hijau, alias burjo. berhari-hari saya memendam hasrat pengen makan bubur kacang hijau. tapi apa daya, abang penjual burjo tak pernah lewat depan rumah. maka jadilah saya bertekad membuat burjo sendiri.

saya membeli seperempat kilogram kacang hijau, merebusnya bersama daun pandan dan jahe, lalu menambahkan gula pasir saat kacang hijau mulai pecah. saya siapkan santan kental yang terpisah untuk dituangkan saat melahap burjo. hmmm... memang luar biasa rasanya kalau hasrat sudah kesampaian. hehehe...

eh tapi apa benar begitu? awalnya sih iya. tapi kok setelah santapan burjo sesi kedua, saya jadi agak malas melanjutkan pada keesokan harinya. mungkin karena bubur-buburan ini legit, maka rasa bosan seketika datang. hari ketiga, burjo di atas panci saya hangatkan saja karena belum termakan. hari keempat pun demikian. lama-lama, kuah burjo semakin susut dan nyaris lenyap. o o... apakah burjo ini akan saya buang? tentu saja tidak.

9.6.11

tongseng


sering memerhatikan penjual tongseng? cara membuatnya tampak sederhana tapi membuat kepala saya jadi bolak-balik menengok. pertama, karena memasaknya pakai anglo, bukan kompor minyak atau gas, dan itu membuat cara memasaknya jadi kelihatan unik. kedua, karena tak sabar. matangnya memang nggak sebentar, dan kalau antrean pembeli banyak, masa penantian pun semakin panjang:(

sering menjajal tongseng membuat saya penasaran pengen bikin sendiri. makanya kali ini, saya mau mencontek resep tongseng ala warung sate jawa tengahan yang banyak tersebar di ibukota. tak ada anglo, tak masalah :)

5.6.11

perkedel tempe

kalo makanan yang ini bener-bener fresh! dimasak hari ini, dan langsung saya unggah. mumpung semangat :D *pdhl banyak stok lama yang belum diunggah juga, hehe*. awalnya, tadi malem kepikiran, mumpung libur masak yang belum pernah dicoba ah. akhirnya mbongkar koleksi buku resep. nemu deh, "perkedel tempe". tadinya mau bikin rollade, tapi foto perkedel tempe di buku resep lebih menggoda untuk dicoba.


tapi, lagi-lagi, saya bikinnya ga plek-plekan kayak di resep rujukan. prinsipnya, menyesuaikan dengan apa yang ada di kulkas :) mmm...maaf ya, cerita perkedel ini juga ga pake basa-basi dengan cerita yang lebih panjang, hehe...langsung capcus ke dapur aja yaaa!!

4.6.11

tahu asam pedas...das!!

tahu asam pedaaasss

hiyaaaaa...ini masakan udah dua bulanan lalu masaknya :D baru sempet di-share sekarang, setelah tadi siang dimention @rafiqa dan ditagih, mana ceritamu? hahaha..akhirnya mbongkar2 file yang belum diaplod..dalam sebulan ini, aktivitas masak jalan terus. jepret2 jalan terus..tapi ya itu, waktu untuk ngaplodnya yang harus dicari enaknya...berbagi cerita itu perlu mood *cari pembenaran* ..nah, saking lamanya, saya sampe lupa, dimana nyimpen foto step-step masak makanan ini...jadi yaaaa, cuma foto seadanya, hehe..yuk ah, langsung aja ya!!

sayur koecai [kucai]

dulu, semasa masih di medan, ibu saya terbilang sering memasak sayuran ini: kucai. lama tak pernah melihatnya, tiba-tiba, saat belanja malam di pasar palmerah, melihat setumpukan sayur kucai ini di salah satu lapak pedagang. wow! harganya murah! satu ikat isi 5 ikatan kecil hanya 1000 perak. saya beli tiga ikat. meski hanya untuk makan berdua, jadinya ga terlalu banyak. setelah dimasak, kucai ini "mimpes" :D



sik..sik..sebelum cerita soal sreng-sreng si kucai ini. saya sempat penasaran, asal muasal kucai. berdasarkan pencarian mbah google, kucai ini nama latinnya Allium tuberosum (ribet yak). kalo disini kita nyebutnya kucai, di negara-negara lain sebutannya: chive, garlic chives, Chinese chives, jiu tsai, gau tsoi (Cina); nira (Jepang); kutsay, amput, imayyaw (Filipina); kui chaai, hom paen (Thailand); bong he (Vietnam); buchu (Korea). ternyata, tanaman ini berasal dari keluarga bawang-bawangan. makanya, agak2 wangi bawang meski ga setajam daun bawang.


karena aromanya lebih ke aroma bawang putih, dalam bahasa londonya disebut garlic chives. nama china, Chinese chives. kenapa ada nama china? karena, kucai ini juga sering dipakai dalam berbagai masakan china. ternyata eh ternyata, sayur murah meriah ini kandungan zat gizinya tinggi looo. berkhasiat mencegah penyakit kanker dan hipertensi, bisa menurunkan kadar kolesterol darah. kucai juga mengandung senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan, antibiotik, antikanker, dan antibakteri.

wis..wis...sekarang longok dapur saya ya! kita sreng2 si kucai ini... :)

27.5.11

harumnya pete... #hoax

what's in a name? that which we call a pete, by any other name would smell as sweet. -(shakespeare palsu)-
begitulah, kekuatan pete ada di harumnya. dan pete tanpa harum -eh maksudnya baunya- yang tajam semerbak, bagi saya bukanlah pete sejati. seandainya pete tak berbau, lantas apa yang bisa dibanggakan darinya? hehehe...

saya dan inggried cukup kompak dengan makanan bau-bau itu. saya penggemar pete, inggried juga suka pete (meski tak ada yang mengalahkan kecintaannya pada jengkol, hehehe). memang aneh ya si pete ini, sudah jelas bau, demikian pula residunya amit-amit minta ampun, tapi penggemarnya tetap banyak.

18.5.11

rolade tongkol


makanan ini, mungkin bisa jadi semacam perkedel tongkol, atau bisa juga nugget tongkol. tapi karena ibu saya menyebutnya 'rolade tongkol', saya jadi terlanjur lekat dengan nama tersebut.

membuat rolade tongkol berarti membuat dapur saya jadi 'meriah' (maksudnya berantakan). lumayan banyak juga yang harus disiapkan. apalagi dibuntel pakai daun pisang. jadi yaa, bayangkanlah hectic-nya seperti membuat pepes, hehehe...

bahan utamanya adalah ikan tongkol yang sudah dipindang. namun pindang yang ini bukan sop ikan asam pedas yang juga disebut pindang. melainkan pindang sebagai hasil proses merebus dan menggarami ikan.  pindang tongkol ini mula-mula dihancurkan jadi remah-remah kecil. pakai tangan saja deh yang paling cepat. asal nggak lupa cuci tangan dan nggak disambi ngupil ya, hehehe...

si gule iga sapi


lagi punya banyak waktu? yuk mari memasak yang ribet-ribet, seperti gule yang bumbunya seabrek dan mengandung santan pula. biasanya yang menjadi bahan gule adalah daging kambing, tapi karena saya harus memanfaatkan sisa iga sapi yang sudah diambil kaldunya untuk MPASI anak saya, maka jadilah masakan ini bernama gule iga sapi.

hmm, saya langsung teringat dengan gultik alias gule tikungan, yang pedagangnya mangkal di tikungan daerah Blok M, tepatnya dekat Blok M Plasa dan SMA 6. sayangnya saya belum pernah mencoba gule sapi itu meski dulu setiap pulang liputan dari kejaksaan agung, selalu melewati tikungan itu.

1.5.11

ayam sambel ijo-pete-kletus-kletus


haduh...namanya panjang amat yaakk..rumusnya, supaya dibaca orang emang kuncinya di judul, hahaha...biar pada mampir gituh :D nah, masih seputar ayam-ayaman. saya memang penggila ayam. rasanya ni otak jalan kalo ngolah ayam, daripada disuruh yang ikan-ikanan :D kali ini, mumpung cabe murah, saya beli cabe ijo segambreng..jadilah makanan ini, "AYAM SAMBEL IJO-PETE-KLETUS-KLETUS"..lah kok? apa itu kletus-kletus? ikuti aja ceritanya...capcussss!!

oya, dikit cerita niii..kenapa tiba-tiba keinget dibikin sambel ijo? dulu, pas baru masuk berkantor di Palmerah itu, di samping kantor ada warung yang salah satu menunya ayam sambel ijo..saya suka banget. rasanya enak dan emang ada yang beda. ada sesuatu yang "kletus-kletus" saat dikunyah. sayangnya, waktu itu enggak sempet nanya sama yang jual, yang "kletus-kletus" itu sebenarnya apa. akhirnya, saya bikin dengan asosiasi saya sendiri saja, ah paling "itu" yang bikin yang "kletus-kletus". haaa?? "itu" itu apa sih? ntar yaaa...ikuti terus ceritanya :D


ayam saus inggris

ini makanan bener-bener dibikin dengan sangat kilat. persiapannya sih, nunggu matengnya lumayan juga. hehe...namanya, "ayam ungkep saus inggris". dapet resepnya dari botol saus inggris yang dibeli wak arie. saat libur, iseng aja dicoba-coba. rasanya asem-asem gimanaaaa gituuuu...


oya, bikin makanan ini ternyata jadi percaya kalo mbok happy bisa bikin ayam empuk bangetssss...bukan promosi yaaa...

22.4.11

brokoso-brokopap


ini nih sayur favorit saya: si keriting brokoli. masaknya pun gampang. jangankan ditumis, dikukus saja sudah menggugah selera. di-mix and match dengan sayuran lain juga seru. inggried misalnya, menjodohkan brokoli dengan bayam dan tahu kuning, yang hasilnya juga maknyuss. resepnya bisa diintip di sini.

kalau dari dapur saya, yang paling sering muncul adalah paduan brokoli dengan irisan bakso, jadilah brokoso alias brokoli bakso. cuma tumis biasa tapi bikin lahap makan. apalagi bumbunya juga tak repot, cukup bawang putih dan bawang bombay dicincang, serta lada bubuk.

semur jengkol antibau


komentar kembali ramai saat saya mengupload album foto "edisi JENGKOL" di facebook. olahan jengkol kayaknya memang belum jadi pilihan umum ya. mungkin karena baunya. untung saya dan piqa sama-sama suka jengkol :D jadi ga ada yang protes kalo upload cerita serba jengkol...hahaha..

nah, semur jengkol ini jadi olahan jenis keempat dalam eksperimen jengkol saya. sebelumnya, pernah bikin jengkol tokok, rendang jengkol dan sambel jengkol. monggo, mampir di album khusus "all about jengkol" :)

pertanyaan yang awam muncul, "ih, ga bau ya?". biasanya, kalo ada pertanyaan gini, saya dengan semangat njelasin trik supaya mengurangi bau jengkol ini. seperti pernah diceritakan di tulisan-tulisan sebelumnya, ketika merebus dicampur dengan daun jambu atau arang atau daun jeruk. tapi, kali ini saya coba trik lain yang saya dapet dari tetangga depan rumah ketika saya membeli sekantung jengkol dari tukang sayur yang lewat depan rumah.

"kalau saya, biar enggak bau, air rebusannya diganti bolak balik, mbak. buang, ganti, buang, ganti," kata si ibu.

wah, wah, boleh juga ni dicoba. dan untuk semur jengkol ini, saya pun mempraktikkannya. hasilnya? it works!! ga ada bau yang menyengat... (tapi sejujurnya, saya suka yang baunya menyengat, hahaha)

20.4.11

sama tempenya, beda bumbunya


masih ingat posting inggried tentang saat-saat kami berjodoh soal menu dapur masing-masing? yang terakhir adalah cerita tentang inggried tempe mendoan medio maret kemarin. di hari yang sama, kami sama-sama bikin tempe mendoan dan melahapnya bersama sayur lodeh.

tentu saja kondisi demikian tak aneh juga. tempe kan makanan sejuta umat di indonesia. harganya sejuta umat, kecocokan rasanya juga sejuta umat. bahkan banyak juga yang mewajibkan tempe sebagai menu yang harus ada di meja makan setiap harinya. biarpun begitu, tempe nggak pernah membosankan karena lezat meski hanya digoreng biasa. tempe pun tak kalah pamor dengan makanan lain karena bisa diolah jadi berbagai menu.

19.4.11

rempah ajaib


salah satu bagian paling menarik saat memasak bagi saya adalah saat mengendus aromanya. apalagi kalau masakan itu menggunakan rempah yang berlimpah. biasanya sih, salah satu indikator makanan enak adalah keharumannya. dan penguasa aroma masakan adalah bumbu yang tepat, royal, tapi pas.

sebagai penggemar masakan nusantara, saya juga selalu punya stok rempah di dapur dan seringkali memperbaruinya meski belum tahu akan dijadikan bumbu masakan apa, hehehe... kadangkala, saya iseng membeli rempah hanya karena senang lihat bentuknya yang lucu atau baunya yang unik.

13.4.11

cheese ball a.k.a "bola queijo"

ada yang suka keju? kalo ada yang bertanya gitu, saya akan jadi orang pertama yang teriak jawab: SAAAYYYYAAAA :D ya, saya memang penyuka keju. makan mie, atau makan apapun selama ada stok keju dan cocok dicampur keju, pasti udah dilahap dengan semangat. suatu siang, hari minggu kemarin ding, niatnya pengen bikin bolu kukus. tiba-tiba baca timeline @belajarmasak, share resep cheese ball yang pas dibaca-baca, kok gampang banget ya?? akhirnya dicoba deh...memasak itu memang tak perlu takut coba-coba :)
foto diambil dari sini
eh sebelum ke resep yang super simpel ini, share dikit soal sejarah keju yaa....saya juga baru tau kalo kata "keju" berasal dari bahasa Portugis "queijo" :) selama ini cuma tau makan, ga tau sejarahnya..yuk, capcus sedikit cerita soal keju dan resep bikin si "bola queijo" ini ...

5.4.11

tafsir dadar


a pancake is a thin, flat, round cake prepared from a batter, or dough in some cases, and cooked on a hot griddle or frying pan
ini adalah bukti bahwa makanan tidak mengenal batas: kue dadar. ia menjelma dalam wujud apa saja. orang prancis menyebutnya crêpe, bangsa jerman mengenalnya sebagai pfannkuche, di belanda ia bisa menjadi pannekoek maupun poffertjes. kue dadar yang disebut orang amerika sebagai pancake dapat pula diasosiasikan dengan hotcakes, griddlecakes, maupun flapjacks. 

nama-nama itu hanya sebagian dari berbagai penganan yang bagi saya adalah rumpun penganan dadar. di indonesia, terutama di jawa, barangkali dadar lebih akrab dengan isian berupa campuran parutan kelapa. namun serabi solo yang tipis dengan adonan telur serta santan dapat pula ditafsirkan sebagai dadar. demikian pula roti maryam sebagai makanan peranakan arab, atau roti cane yang berbau india. mungkin juga, jika kita sepakat, lempeng yang makanan banjar itu juga termasuk kelas dadar :)

2.4.11

nyambel jengkol

mmm..saya dan wak arie memang penggemar jengkol. ada teman yang bergidik saat tau kami pendoyan jengkol. yang bikin bergidik, apalagi kalo bukan baunya. tapi jujur aja ni, bau jengkol ga "semenakutkan" yang orang kira kok, hehe...plus ada trik2 sendiri supaya baunya enggak "smriwing"..hahaha..well, setelah rendang jengkol dan jengkol tokok, kali ini saya bikin "sambel jengkol campur teri" :)


berhubung udah berulang kali masak jengkol dan sambel, saya hanya motret produk jadinya aja, hehe...tapi beberapa foto jengkol saya ambil dari postingan jengkol sebelumnya. oya, buat yang belum pernah "njengkol", jenis olahan jengkol yang ini highly recommended! hahaha..bayangpun, jengkol yang sepiring ini abis sama saya dan wak arie sekali makan!!! :D

balado tempe jeruk purut

ini bukan cerita tentang hantu jeruk purut. tapi tentang sebuah masakan bernama "tempe balado jeruk purut". penasaran kan? masakan balado biasa sih, tapi saya kasih irisan daun jeruk purut. hasilnya? lebih maknyus dan wangiiiiii...



ceritanya, di hari minggu bingung mau masak apa. ini cerita dua minggu lalu. beberapa setelah saya balik dari istirahat panjang di jogja. penngen masak yang ringan-ringan aja..jadi lah ini..*karena lagi bosen tempe goreng dan tempe penyet*...oya, ditambahin pete biar wanginya makin manteeepp :D

30.3.11

sop kambing tolak bala ha ha ha...


perkara musim tak lagi rapi, kita semua telah mafhum. dan tak heran pula jika pada musim yang aneh ini banyak diantara kita ketangguhan tubuhnya menurun drastis, umumnya sebab serangan flu. sekitar dua minggu lalu saya menjadi salah satu korbannya, yang kemudian estafet ke anak saya, lalu ke suami saya.

musim meriang yang menjangkiti kita juga bisa jadi pertanda, sebagai alarm kekebalan tubuh sedang anjlok, butuh istirahat, dan butuh makanan bergizi. bagi saya, santapan yang paling cocok pada saat itu adalah sop kambing.

28.3.11

hebohnya "caramel in sugar cage" [KBB #22]


hufff...alhamdulillah...akhirnya terkejar juga bikin tantangan KBB #22 dengan olahan kreasi karamel. *walaupun belum tahu lulus atau enggak :D*. yang jelas, merasa bersyukur dapat kesempatan ini. kalo enggak, ga bakal tau gimana bikin makanan dengan karamel dan apa itu spun sugar. perjuangan yang sejalan dengan hasilnya. karena puding karamel dengan hiasan "sangkar gula" itu habis juga diembat suami saya, wak arie :D dannn...ini cerita kehebohan yang terjadi di rumah mini saya pekan lalu..bagi contekan foto hasilnya dulu deh :D

caramel in sugar cage

dapet imel tantangan ini udah sekitar 3 minggu lalu. pas dapet imel yang isinya tentang tantangan KBB #22, bingungnya minta ampun. maklum masih amatiran, dan selama ini masaknya yang gampang-gampang aja. hehe. ga pernah denger apa itu spun sugar, trus dikreasi sama karamel, trus semuanya diapain ya? sempet diskusi juga dengan julia, kokinya "chefbyaccident". sama bingungnya :D. apalagi, kondisi badan juga lagi disarankan istirahat total. jadilah, baru sempat membuatnya. ternyata, yang lama itu cari tahu dan browsingnya. setelah dicoba, alhamdulillah, lancar semuaaa...walau harus mengorbankan melepuhnya jari telunjuk (karena sok-sokan mau nyicip karamel yang ternyata panasnya minta ampun. LOL!)

dan rumah yang kayak kapal pecah..maaf ya, pengen cerita dulu ni, baru masuk ke perjuangan memasaknya. hahaha. saking hebohnya saya, wak arie sampe memilih tidur, dari pagi sampai sore (karena sepanjang hari saya heboh sendiri dengan tantangan ini :D). nih, gambaran hebohnya rumah mini saya...bikinnya di ruang tamu dan dapur, dan dua ruangan ini sama-sama kayak kapal pecah :p


gara-gara ditinggal tidur wak arie, agak repot juga memotret semua prosesnya sendiri, hehe...tapi diusahakan mengabadikan setiap prosesnya..semoga memenuhi syarat "ujian" deh :D yuk, capcusss ke gimana "melahirkan" PUDING KARAMEL BERSANGKAR GULA ini, hehe...

25.3.11

ayam kecap remix


ingat nggak dengan istilah 'remix'? saya lupa-lupa ingat. tapi sepertinya istilah itu cukup marak pada masa-masa tahun 1998 ya? yang paling saya ingat adalah 'dangdut remix'. kalau tak salah, itu adalah lagu dangdut yang dikemas ulang dengan mencampur-baurkannya dengan segala macam aliran musik, terutama yang kedisko-diskoan. betul nggak sih?

lho ini ceritanya kan cerita dapur kok membahas soal musik?

hehehe, maap-maap. saya terpikir untuk membuat judulnya begitu karena masakan yang saya buat kali ini agak mirip dengan istilah itu. saya tengah memasak ayam kecap dengan memadukan dua resep. pertama, resepnya julia -yang baru saja melahirkan anak keduanya, selamat yaaa- dan resep ati tempe kecap bikinan inggried. 

iga panggang-panggangan


lagi-lagi masak iga sapi. dan statusnya adalah iga sapi sisa, hehehe... maksud saya, iga yang telah direbus beberapa kali untuk diambil kaldunya sebagai bahan membuat MPASI anak saya. memang lebih empuk sih, tapi jelas kurang gurih karena tanpa saripati. namun meski tak segar lagi, nasibnya seperti serundeng iga yang saya masak waktu itu lho: bisa jadi makanan enak. hehehe...

jadi, nanti jangan bosan ya kalau saya akan sering mengunggah resep iga sapi. sayang banget kan kalau merebus iga cuma untuk diambil kaldunya lalu dagingnya dibuang begitu saja. tentu saja resep ini tetap bisa diberlakukan untuk anda yang mau masak dengan iga segar. pasti hasilnya akan lebih lezat karena kaldunya masih berlimpah.

23.3.11

sarapan makaroni kentang krim keju

suatu pagi, saya bangun pagi-pagi. padahal, tidurnya malem. total mungkin hanya sekitar tiga jam tidurnya. tapi, bangun-bangun, kok semangat banget langsung ke dapur. mikir, "sarapan apa ya pagi ini?". akhirnya kepikiran lah mengolah makaroni yang masih ada di box stok makanan. sehari sebelumnya, sempat membaca resep macaroni cream cheese di buku resep yang isinya resep makanan di sebuah resto cepat saji. tapi ngolahnya modal ingatan doang, ga buka-buka buku lagi :D 

jadilah ini : MAKARONI KENTANG KRIM KEJU yang nama "londo"nya MACARONI POTATO CREAM CHEESE :)


hmm..karena bikinnya banyak, makanan ini enggak cuma buat sarapan looo...buat bekal makan siang saya dan wak arie juga :) soalnya, makannya dikit, udah bikin kenyang bangeeettt...dan, cocok buat sarapan pagi karena bikinnya gampang dan cepet. yuk, diintip! :)


20.3.11

tempeee..tempee mendoan!

status twitter saya di 18 maret 2011 -- "@ @, hr ini mlai "ndapur" :D msk yg mdh2,hehe..lodeh+tempe mendoan dan uji coba mbok happy "cake durian"..smg brhasil :D". dan balasan piqa -- "@ tuh kan samaan, aku juga bikin mendoan dan punya stok lodeh terong kiriman ibuku... :))". JADI, menu lauk pauk kami berdua di hari itu SAMA..hahaha...

hari itu, 18 maret, saya mulai "ndapur" setelah absen beberapa minggu. entah kenapa, pengennya bikin tempe mendoan, sambel terasi dan sayur lodeh plus ikan asin...hmmm...nyam..nyam...

tempe mendoan, gorengan khas purwokerto ini memang yahud banget. tapi perlu trik2 khusus biar tempenya nyemek-nyemek gitu, plus perlu takaran olahan tepung yang pas. namanya masih belajar, hasilnya belum persis banget kayak tempe mendoan purwokerto :D

kalo diliat potongannya, harusnya motongnya agak lebar dan lebih tipis :D baru sadar setelah digoreng dan disantap...walau gitu, 16 potong tempe mendoan ini langsung ludes dalam sekejap dan mengendap sempurna dalam perut saya dan wak arie...hahahha...

nge-durian cheese cake

hoyeee...saya dan piqa, akhirnya punya "mbok happy", si double pan yang katanya ajaib itu :D dan "cake durian" yang ceritanya bakal saya bagi ini adalah eksperimen pertama berpetualang dengan "mbok happy"..jadi semangaaattt...terutama dalam belajar mbuat cake, hehe...

durian cheese cake
resep dasar cake durian ini, menyadur resep healthy cake-nya bikinan julia :) resep ini, resep healthy cake dari pak wied harry yang saya sendiri belum jadi2 ikut kelas onlinenya..hehe..tapi beneran, resepnya simple banget dan ga pake food additive kayak baking powder, dan lain-lain....penasaran tho??? :D

ceritanya, beberapa minggu lalu suami saya, wak arie, baru mudik ke medan. pulang membawa durian satu paket gitu. berhubung saya masih istirahat di jogja, durian segambreng itu baru sempet "dieksekusi" kemarin. itupun setelah melawan malasnya "ndapur"...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...