9.1.11

macaroni schotel edisi 2

ini kali kedua saya masak macaroni schotel. serba dicoba. tapi, kali ini dibagi kemana-mana, biar dapet masukan kurangnya apa..hehe...setelah di edisi perdana pakai tuna, yang edisi dua ini pakai daging giling..kasih saja namanya "macaroni schotel edisi 2"...
  

setelah rencana kopdar bulat, piqa request dibikinin macaroni schotel, seperti macaroni "mitun" schotel :D berhubung ini kali kedua belajar masaknya, saya mikir harus ada yang beda dong..itung-itung buat percobaan, hahaha...makanya, tuna diganti daging giling. dan, kalo di edisi pertama saya manggangnya pake loyang, yang ini khusus beli aluminium foil cup, biar cantik buat jadi oleh-oleh...


bahan dan cara bikinnya (klik untuk lebih lengkap) sama dengan macaroni sebelumnya. garis besarnya aja ya : pasta (mie spaghetti, macaroni), susu UHT, bawang bombay, bawang putih, daging giling, pasta tomat, oregano, telur, garam, lada bubuk. oiya, saya kasih wortel juga, kebetulan pas lagi ada di kulkas. wortelnya direbus trus dicincang atau dipotong dadu...
tapi, yang edisi dua ini wanginya lebih mantep, karena saya akhirnya menemukan oregano, sesuai resep asalnya. dan ditambahkan sedikit pasta tomat. nah, pasta tomat ini, ada yang jual kalengan, tapi bisa juga dibikin sendiri dengan cara merebus tomat, trus kulitnya dikupas dan diblender. setelah pake pasta tomat ini ada aroma-aroma yang agak beda dengan macaroni edisi perdana. hmmmmmm..lebih oke lah! *setidaknya menurut saya, hehe*

nah, kalo cup-cup ini kayaknya banyak ya dijual toko bahan-bahan kue. saya sih, kebetulan banget ada temen liputan, mevi, yang temennya kerja di sebuah toko kue. jadi nitip aja. lumayan murah kok, yang cup harganya cuma 815 rupiah per biji. kalo yang persegi atau oval, saya beli di ca******r, satu bungkus isi lima, kalo ga salah 8500.

untuk step-step pembuatannya, klik lagi ya ..hehe...karena sama banget. untuk susu UHT satu liter, bisa untuk krim sekitar 10 cup kecil dan 9 yang ukuran oval dan persegi. banyak ya :D hasilnya, selain dibawa untuk piqa, saya juga kasih ke saudara-saudara sekalian minta masukannya. dari beberapa masukan dan evaluasi (jiaaaa) sendiri, ini dia catatannya. mungkin bisa jadi masukan juga buat yang masih belajar bikin macaroni schotel :

  • ternyata, untuk melting kejunya lebih oke kalo diparut, daripada diiris. walaupun melt cheese agak susah marutnya :( atau mungkin saya yang enggak sabar :D
  • dua kali nyoba, pastanya saya susun dulu di loyang atau di cup, baru dituang krim. ternyata, dari masukan yang udah nyicipin, krimnya kurang blended dengan krimnya (rasanya sih oke, katanya, hehe). akhirnya, saya pikir, memang harus kembali ke resep kalo pastanya dicemplungin semuanya saat campuran susu dkk mendidih, baru diwadahin :)
  • banyakin keju!! padahal untuk edisi dua ini, saya udah pake keju 2 blok lo..untuk dimasukkan ke dalam krim dan buat penutup atasnya...tapi kekuatannya emang di keju, so next time lebih banyak kejunya...


 

apalagi ya?? sepengingatan saya, itu aja sih..mudah-mudahan nanti di edisi ketiga lebih okee lagiiii.. :). oya, untuk dijadiin oleh-oleh, dibungkus dengan aluminium foil oke juga looo...cantik dan kalo ditumpuk ga bikin rusak ....


by : dapur inggit

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...