24.1.11

tebak bumbu cumi asin


seringkali saya agak menyesal kalau beli makanan mateng di warteg saat tak sempat atau malas masak. penyesalannya standar saja sih: kok mahal amat ya? padahal kalau bikin sendiri dengan uang segitu, saya bisa dapat porsi yang lebih banyak dan kualitasnya lebih terjamin. sebab bahan yang dipilih tentulah yang terbaik dan jelas tanpa vetsin. cuma ya itu tadi, rasa malasnya mesti dikalahkan dengan semangat empat lima.

cerita penyesalan itu terulang saat saya membeli tumis cumi asin cabe hijau di warteg dekat rumah. setiap empat ekor cumi asin yang kecil dihargai dua ribu rupiah. padahal kalau beli mentahnya pasti dapat dua kali lipat bahkan lebih. hmmm... kalau begitu saya harus bikin sendiri dong. bumbunya? asal tebak saja deh, hehehe...
bumbu yang kelihatan dari masakan cumi asin itu adalah irisan bawang merah dan bawang putih, cabe hijau, cabe merah, serta cabe rawit. tapi saya menambahkan jahe yang dimemarkan untuk menyamarkan bau amis cumi.


cumi di warteg itu rasanya pas, tak terlalu menggigit asinnya dan dagingnya tak keras. saya menebaknya lagi, cumi asin ini pasti direndam terlebih dahulu dalam air hangat. seperti kalau saya masak teri jengki itu lho.

nah selanjutnya, tinggal tumis bumbu yang sudah diiris, masukkan cumi, jahe yang sudah dimemarkan, garam dan gula, tambahkan sedikit air serta kecap untuk mendapatkan kuah yang hitam manis.


jadilah si cumi asin dengan resep hasil menebak, siap dimakan sebagai lauknya nasi putih hangat, hmmm... rasanya boleh diadu deh sama yang dijual di warteg:)

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...