1.2.11

menaklukkan lele


ada tiga kata yang menurut saya menggambarkan proses memasak ikan lele segar: pertama, ribet. kedua,  ribet. ketiga, ribet. hehehe...

sungguh, mengolah lele ribetnya ampun-ampun. kalau sang penjual tak melayani penyiangan ikan, jadilah itu lele mesti dibunuh dahulu dengan menggetok kepalanya. ugh, mengerikan dan kasihan... setelah itu, potong moncong kumisnya, dan bongkar isi perutnya. itu juga bukan perkara mudah sebab kulit lele bukan main licinnya.

ujung-ujungnya kadang jadi menyerah, beli matengnya aja deh... padahal memasak sendiri lebih banyak kelebihannya. paling tidak, lebih murah dan lebih bersih. meski begitu, kalau sudah rindu dengan lele goreng, lewatlah semua keribetan itu, jadilah tantangan baru buat saya: menaklukkan lele.

beruntungnya saya, di hari saat merindukan lele, ibu saya yang tinggal di pasar minggu berencana mengunjungi saya. jadilah saya titip minta dibelikan lele di pasar minggu, saya terima beres lele tanpa harus repot membersihkannya. tapi biasanya lele yang sudah disiangi mesti diperiksa lagi, kadangkala isi perutnya belum dikeluarkan semua. atau kadang insangnya tak dibuang.
jika lele sudah benar-benar bersih, siapkan bumbu halusnya yang sederhana saja, yakni:
- bawang putih
- kemiri
- kunyit
- garam.

dulu saya agak berlebihan saat membumbui lele. saya memperlakukan lele sebagaimana ikan laut yang komposisi bumbunya lebih banyak, yaitu dengan ditambah bawang merah, ketumbar, dan jahe. padahal tak semuanya yang dibumbui banyak selalu menjadi lebih enak. ketumbar justru membuat lele lekas gosong saat digoreng.


jangan lupa menyayat badan lele supaya bumbunya makin meresap. kalau sudah siap bumbunya, lumuri ke sekujur lele, diamkan sekitar 30 menit. lalu goreng dengan minyak panas yang cukup banyak supaya lele terendam sempurna. supaya tak lengket di wajan, tak perlu buru-buru membalikkan lele sebelum matangnya sempurna. oiya, jangan kaget kalau nanti minyak goreng sisanya langsung tercemar jadi hitam legam. mengolah ikan ini memang cukup boros minyak.


meski ribet, tapi selalu ada kepuasan jika sudah berhasil memasaknya sendiri dan terasa enak meski tanpa vetsin. lele goreng bikinan sendiri jelas lebih sehat karena tak digoreng dengan minyak yang sudah dipakai berkali-kali.


kalau lele sudah matang, silakan bereskperimen lebih lanjut. bisa dibumbui cabe hijau, bisa dijadikan pecel lele atau lele penyet. nikmatnya pasti sebanding dengan perjuangan mengolahnya :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...