9.2.11

nasi merah digoreng..enak??

sejak menikah, saya mengikuti wak arie, menjadi penikmat nasi merah. saat membaca postingan piqa soal "menyelamatkan nasi kemarin" dengan mengolahnya menjadi nasi goreng, saya jadi kepengen :D (latah!!). tetapi, nasi yang saya harus saya "selamatkan" warnanya merah. enak ga ya, kalo digoreng? jawabannya nanti..sekarang, liat fotonya aja dulu...


apakah sama mengolah nasi putih goreng dengan nasi merah? ternyata enggak. karakter nasi putih dan nasi merah beda, jadi untuk masaknya pun ada beberapa hal yang saya pelajari. trus, enak ga? nantiiii...komen wak arie kita masukin di akhir yaa, untuk testimoni tentang nasi goreng ini...hahaha


untuk nasi merah goreng ini, saya menggunakan rencah (isian) :
  • daging sapi giling (kebetulan ada di kulkas)
  • brokoli (kebetulan juga ada dikulkas)
  • bumbu : cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, semuanya diiris (saya lebih suka bikin nasi goreng dengan bumbu iris, daripada giling, hehe)
  • keju dipotong dadu
  • telur (kalo suka. tapi saat memasaknya, saya justru lupa memasukkan telurnya, hahaha...tapi udah terlanjur difoto :D)


nah, caranya...pertama yang ditumis daging giling, biar mateng. kemudian, masukkan semua bumbu iris. kalau sudah agak layu, masukkan brokolinya. tambahkan garam sesuai selera, baru masukkan nasi merahnya...
ini saat dieksekusi di wajan...
lesson number one dari mengolah nasi merah goreng, jangan lama-lama dimasak di penggorengannya. kenapa? menurut sepengamatan saya, nasi merah ini lebih menyimpan kandungan air yang lebih banyak daripada nasi putih. semakin lama digoreng, maka dia akan semakin nyemek-nyemek, bukan semakin kering. beda dengan nasi putih yang kalo makin lama digoreng jadi kering dan menempel di wajan...

nah, sekarang, rasanya gimana? ini lah komen wak arie "enak juga ini nasi. kamu udah kan? sisanya aku habisin yaaa," katanya sambil makan dengan lahap. hmmm..kayaknya sih dia yang lagi kelaperan :D dari saya pribadi, lebih suka nasi putih goreng, hehehe...tapi perlu dicoba untuk memperkaya referensi :D

oya, kejunya saya kasih belakangan, setelah nasi diangkat dan akan disajikan. kami menyantapnya dengan tahu gorengggg...selamat mencoba ya!



by : dapur inggit

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...