8.2.11

rindu rindu bubur sumsum


ini bunyi mention twitter saya suatu pagi di bulan januari:

freudian83 : I HAVE THE BEST FRIENDS IN THE WORLD!! makan kolak bikinan @inggriedewe THX A LOT, Git, after bubur sumsum, now kolak :D muahh! cc @rafiqa

sepagi itu saya sudah dipameri makanan enak yang dinikmati ara yang sama-sama liputan di DPR bersama inggried. sebalnya, saya sudah lama merindukan bubur sumsum dan belum sempat membuatnya. "mana hayo postingnya?" protes saya pada inggried. tapi sayang sekali, sebelum inggried memotret, si bubur sudah keburu habis duluan. begitulah kalau makanan terlalu laris, hehehe...

sekian waktu berlalu, usai gerimis mengguyur citayam-bojonggede dan sekitarnya sore tadi, rindu saya terlampiaskan. menemukan santan encer di freezer, saya terpikir membuat si bubur sumsum. saya pun keluar rumah membeli bahan-bahan yang diperlukan: 250 gram tepung beras dan gula merah. daun suji bakal pewarnanya saya dapatkan gratisan di kebun yang tak jauh dari rumah. sementara daun pandan untuk rebusan gula cukup dipetik dari pekarangan.


eh ada yang belum tahu daun suji? daun mirip pandan ini adalah pewarna hijau alami untuk makanan, biasanya dipakai untuk membuat kue tradisional yang berwarna hijau, misalnya klepon. berbeda dengan pandan, warna hijau daun suji lebih tua dan tulang daunnya tidak jeblos seperti pandan. daun suji juga tidak harum seperti pandan, karena tugasnya memang hanya mewarnai, hehehe...


untuk menghasilkan pewarna hijau bubur ini, saya menggunakan 8 helai daun yang diblender dengan segelas air, kemudian disaring.


sudah siap? masukkan tepung beras dalam satu wadah, campurkan dengan air daun suji dan santan encer, lalu beri sedikit garam.


aduk-aduk sampai merata, pindahkan dalam panci, baru deh dimasak.


memasaknya memang butuh kesabaran sebab si bubur mesti diaduk-aduk terus agar tak menggumpal, selain itu api kompor juga harus kecil agar tak gosong. aduk-aduk terus sampai bubur semakin kental dan warnanya berubah lebih tua. selesai, biarkan jadi dingin.

selanjutnya, mari menyiapkan kuah bubur yang gampang ini. rebus air dengan gula merah dan sehelai pandan sampai mendidih. sebenarnya sih paling enak gulanya dimasak dengan santan kental, tapi karena saya kehabisan santan kental jadi terpaksa pakai gula merah saja. besok pagi deh, gulanya saya tambahin santan :)

yak, semuanya sudah beres, marilah kita bersama-sama melepas kerinduan akan semangkuk bubur sumsum. ambil buburnya, tuangkan sedikit gulanya. sluurrpp...

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...