22.2.11

tomat berdaging sapi


baiklah, saya menepati janji untuk mengunggah resep mabok tomat yang telah saya janjikan di posting tomat sebelumnya. ternyata sampai sekarang tomat masih murah lho. kalau malas ke pasar, coba deh naik KRL ekonomi ke Bogor (eh sama kayak pasar juga ya? hehe). di atas kereta, harga tomat sama jatuhnya dengan di pasar. satu plastik tomat berisi sekitar 8 buah tomat ukuran sedang dihargai Rp 2 ribu. Jika membeli tiga plastik, harganya dibanting jadi Rp 5 ribu. ck, ck, ck...

resep ini, nama umumnya adalah tomat isi daging. dulu waktu masih kecil, saya pernah baca sepintas lalu di buku resep koleksi ibu saya (saat ibu masih muda dan menjadi perempuan yang bekerja, saat senggang di kantornya dipakai untuk membuat kliping resep masakan atau menyalinnya dengan mesin tik). tapi entah dimana buku resep tebal itu kini berada:(

kini, tentu saja google menjadi sahabat para aktivis dapur. cukup ketik 'tomat isi daging', simsalabim, muncullah resepnya. tentu saja, seperti tagline-nya, dapurduaistri tak sekadar mengurai cara dan rasa. kami bukanlah perantara copy-paste resep, melainkan menguji terlebih dahulu di dapur kami, termasuk memodifikasi bahan-bahannya demi memberi kenikmatan yang berbeda. selanjutnya, kami membagi ceritanya tanpa harus jaim, jika memang tak sedap ya ditulis tak sedap. tapi jika nikmat, silakan di-share. hehe...  kayak iklan warung ya;)


waduh kok melenceng jauh nih. yuk, mari kita mulai memasak dengan menyiapkan bahan-bahannya:

- 5 buah tomat
- 1 butir telur
- 1 ons daging sapi cincang (boleh diganti daging ayam)
- keju parut
- 1/4 gelas susu cair
- daun bawang dan seledri dirajang

bumbu halus:
- 2 siung bawang putih
- 1 sdm lada
- pala
- garam


mula-mula, potong sedikit bagian atas tomat, keluarkan bagian isinya. caranya, pakai sendok teh untuk mengeruk bijinya hingga bentuk tomat jadi seperti ini:


beberapa resep yang saya temukan dengan googling merekomendasikan isi tomat tidak dibuang, melainkan dicampur dengan adonan daging. tapi saya memilih sebaliknya. karena daging kulit tomat sudah cukup memberikan rasa asam segar, maka saya membuang isi tomatnya. cukup adonan daging saja agar citarasa tomat tidak memonopoli makanan ini.

cara membuat adonan dagingnya gampang saja: campurkan daging cincang dengan telur yang sudah dikocok, masukkan susu, keju parut, daun bawang dan seledri, serta bumbu halus. aduk-aduk hingga merata.


setelah adonan daging beres, langsung saja masukkan ke dalam tomat.


lazimnya, tomat isi daging ini dipanggang dalam oven. tapi karena oven saya masih belum sempat saya bawa dari rumah ibu, maka saya memasaknya dengan cara dikukus kurang lebih selama 30 menit. cara tahu sudah matang? pakai jurus tusuk sate. hehehe... maksudnya, tusuk adonan daging, jika sudah tak lekat di tusuk sate, artinya sudah matang.


hasilnya? enak loh, makannya dicocol ke saos cabai. tapi kok saya penasaran ya bagaimana jika tomat berdaging sapi ini dipanggang. iseng-iseng saya masak lagi di wajan teflon yang sudah diberi margarin. saya tutup wajannya seolah-olah memanggang. hahaha...

dan rasanya? lebih enak lagi! "wah ini pasti si aqil kalau sudah gede nanti bakal ketagihan makan ini," celetuk suami saya. *senangnyamasakansayadibilangenak*

fyi, di buku resep jadul ibu saya itu, bukan hanya tomat yang bisa diolah seperti ini, tapi juga paprika dan cabe hijau jumbo. ada yang mau coba? kalau berhasil, kabari saya ya :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...