25.3.11

iga panggang-panggangan


lagi-lagi masak iga sapi. dan statusnya adalah iga sapi sisa, hehehe... maksud saya, iga yang telah direbus beberapa kali untuk diambil kaldunya sebagai bahan membuat MPASI anak saya. memang lebih empuk sih, tapi jelas kurang gurih karena tanpa saripati. namun meski tak segar lagi, nasibnya seperti serundeng iga yang saya masak waktu itu lho: bisa jadi makanan enak. hehehe...

jadi, nanti jangan bosan ya kalau saya akan sering mengunggah resep iga sapi. sayang banget kan kalau merebus iga cuma untuk diambil kaldunya lalu dagingnya dibuang begitu saja. tentu saja resep ini tetap bisa diberlakukan untuk anda yang mau masak dengan iga segar. pasti hasilnya akan lebih lezat karena kaldunya masih berlimpah.


jika yang mau dimasak adalah iga segar seperti gambar di atas, maka iga tidak perlu direbus terpisah, melainkan langsung saja bersama bumbunya. supaya nggak repot-repot memikirkan bumbunya, kita contek lagi saja resep bacem yang dulu juga saya pakai untuk membuat serundeng. mudah bukan?

bedanya, iga dibaluri bumbu halus bacem lalu didiamkan sekitar satu jam. selanjutnya, direbus lagi seperti halnya memasak bacem, dengan tambahan sereh, daun salam, lengkuas, dan gula merah. setelah air menyusut dan bumbu meresap, langsung saja dibakar atau dipanggang.


dipanggangnya pakai apa ya? karena saya malas membakar dengan arang dan karena happycall saya masih belum sampai di rumah, jadi saya pakai cara purba, hahaha... maksudnya dengan wajan anti lengket biasa alias wajan teflon. cara 'memanggang'-nya dengan api kecil, olesi iga dengan margarin, lalu tutup pakai tutup panci agar uap panasnya tak menguar. seperti cara inggried supaya pancake-nya lekas matang itu lho :)

jadi harap maklum kalau judulnya iga panggang-panggangan ya. yang penting kan tetep enak :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...