18.5.11

rolade tongkol


makanan ini, mungkin bisa jadi semacam perkedel tongkol, atau bisa juga nugget tongkol. tapi karena ibu saya menyebutnya 'rolade tongkol', saya jadi terlanjur lekat dengan nama tersebut.

membuat rolade tongkol berarti membuat dapur saya jadi 'meriah' (maksudnya berantakan). lumayan banyak juga yang harus disiapkan. apalagi dibuntel pakai daun pisang. jadi yaa, bayangkanlah hectic-nya seperti membuat pepes, hehehe...

bahan utamanya adalah ikan tongkol yang sudah dipindang. namun pindang yang ini bukan sop ikan asam pedas yang juga disebut pindang. melainkan pindang sebagai hasil proses merebus dan menggarami ikan.  pindang tongkol ini mula-mula dihancurkan jadi remah-remah kecil. pakai tangan saja deh yang paling cepat. asal nggak lupa cuci tangan dan nggak disambi ngupil ya, hehehe...


untuk 1,5 ekor pindang tongkol yang cukup besar bumbu halusnya:
- 3 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah
- 5 helai daun jeruk
- garam

setelah diulek halus, campurkan dengan dua butir telur, kocok sampai merata.


oiya, siapkan campuran tongkol berupa bubuk kelapa semacam serundeng. cara membuatnya persis seperti membuat campuran gule itu lho. sangrai kelapa parut (dari seperempat bagian kelapa) sampai kecoklatan dan harum, kemudian ulek sampai halus.


campurkan adonan telur dan bumbu halus tadi dengan ikan tongkol yang telah disuir-suir serta bubuk kelapa. uleni (pakai tangan lagi) sampai merata dan cukup mudah dibentuk. tapi jangan tergoda untuk menyampurkannya dengan air ya. big big no!


selanjutnya, siapkan daun pisang untuk membungkus rolade. supaya gampang menekuknya, daun pisang bisa dijemur dulu sampai layu, atau memanaskannya di atas kompor. masukkan adonan tongkol, padatkan berbentuk lonjong. kemudian gulung bersama daun seperti membuat lontong. tutup bagian ujungnya dengan biting, atau tusuk gigi juga boleh.

susah ya? memang! hehehe... adonan tongkol ini sulit untuk menjadi benar-benar kalis. mohon sabar dan jangan menyerah untuk membuatnya menjadi rolade yang sempurna :)


berhasilkah? kalau berhasil, siapkan dandang dan kukus selama kurang lebih satu jam. selesai mengukus, dinginkan.

eh tapi tunggu dulu, bukan berarti sudah kelar. masih ada satu lagi tantangannya: mengiris rolade.


rolade tongkol ini teksturnya tidak selembut nugget ayam meski cara mengolahnya mirip. itu sebabnya, memotong rolade tongkol sebelum digoreng mesti hati-hati. kecuali sudah rela mendapati bentuknya jadi hancur lebur.

nah, celupan si rolade tongkol sebelum menggorengnya memang lebih simpel daripada nugget ayam. kocok sebutir telur, celupkan potongan rolade, goreng dengan api kecil. menyantap rolade ini paling pas saat masih hangat dengan dicocol sambal bawang putih.


begitulah. rolade ini bisa awet disimpan di kulkas seperti halnya nugget. saya pun hanya mengiris dan menggorengnya beberapa saat sebelum menyantapnya. praktis, patut dicoba untuk yang hobi membawa bekal alias bontot :)

4 comments:

  1. sedap, ini resep yang cucok. resep-resep ikan laut u/yg kan tinggal d pelabuhan ikan,..^_^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...