5.7.11

daur ulang burjo 3


sekuel daur ulang bubur kacang hijau masih belum tamat. kali ini, kacang hijau sisa burjo menjelma jadi si bulat berjerawat nan lezat: onde-onde. jajanan pasar ini nggak sulit kok bikinnya. saya mulai belajar membuatnya saat masih jadi anak SD. waktu itu, saya masih tinggal di trawas, jawa timur dan punya tetangga yang berjualan jajanan pasar, termasuk klepon yang pernah saya unggah ceritanya itu lho.

selain klepon, tetangga saya itu juga berjualan onde-onde. saya yang masih kecil dan sering bermain di rumahnya pun sering ikut-ikutan membantu (maksudnya, merecoki) membuat onde-onde. ingatan saya menggambarkan proses pembuatan onde-onde dengan sederhana: uleni adonan, bikin bulatan, pipihkan, masukkan kacang hijau, gulingkan di wijen, goreng, dan selesai.


untuk pertama kalinya setelah belasan tahun tidak pernah menyentuh adonan onde-onde, ingatan itu saya uji lagi untuk memanfaatkan sisa kacang hijau dari bubur yang membosankan. saya pun menyiapkan bahan-bahannya:

250 gram tepung ketan
5 sendok makan sagu
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh kapur sirih

seluruh bahan ini diuleni dengan menambahkan air sampai dapat dibentuk bulatan. jangan sampai terlalu lunak, tapi jangan terlalu keras. siapkan juga wijen serta kacang hijau (yang telah direbus). kacang hijau itu disangrai dan ditambahkan gula serta daun pandan supaya harum

karena asal kacang hijaunya adalah sisa bubur, maka tentu saja warnanya sudah bukan hijau lagi melainkan kehitaman. versi lain onde-onde yang agak tinggi kelasnya adalah onde-onde yang berisi kacang hijau kupas, berwarna kekuningan. tentu saja membuatnya lebih memakan waktu.


seperti yang sudah saya ceritakan tadi, membuat onde-onde tidak terlalu sulit. tentu saja dengan syarat adonannya teruleni dengan pas. ambil sebentuk adonan dan buat bulatan, kira-kira seukuran telur ayam kampung, tapi lebih kecil sedikit. pipihkan bulatan itu, masukkan kacang hijau yang telah dibentuk bulatan.


bungkus bulatan kacang hijau dengan adonan tepung, rapatkan dan bentuk bulatan lagi. kemudian gulingkan di atas wijen dan pastikan agar merata ke seluruh permukaan onde-onde. jangan lupa sedikit ditekan agar wijen melekat kuat. selanjutnya, goreng dengan api kecil.


simsalabim, jadilah onde-onde hasil daur ulang burjo! punya saya agak gosong sedikit tuh karena disambi mengawasi anak saya yang lagi main. tapi teteuuup, rasanya maknyuuuss!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...