14.8.11

tabungan lauk sahur

 

waaaah, puasa sudah lewat separuh bulan nih. mohon maap lahir batin ya, lagi-lagi saya mengunggah posting yang telat. harusnya sudah diunggah di awal ramadhan nih, supaya bisa jadi inspirasi pembaca dapurduaistri yang mau bikin stok makanan siap lahap buat sahur. tapi ya gimana dong, namanya emak-emak sok sibuk, jadi suka lupa deh kalau harus setor cerita dapur. hehehe... *ngeles*

jadi, saya tidak tahu apakah nama masakan ini. mungkin balado teri, atau sambal goreng teri dan kacang. yang pasti statusnya saat ini adalah lauk sahur yang praktis tis tis, paling cocok buat yang suka sahur kepepet imsak. tanpa memanaskan sebelum memakannya, langsung saja dipadu dengan nasi, atau oat, bahkan roti juga boleh kalau doyan.


bahan utamanya adalah ikan teri dan kacang tanah. saya kadang sering bingung dengan jenis-jenis ikan teri yang bentuknya serupa tapi tak sama rasanya. misalnya teri yang saya pilih ini, mirip banget sama teri jengki yang sering saya padukan dengan tomat hijau, atau teri jengki yang dijodohkan dengan si pahit pare. tapi teri yang saya pilih ini rasanya tidak seasin teri jengki itu. nah, pikunnya saya kok nggak nanya nama teri itu ke mpok tukang sayurnya :(


lagi-lagi kita abaikan dulu nama ikan ini, langsung menuju cara mengolahnya yang gampang sekali. goreng kering ikan teri, tapi jangan sampai gosong. cukup dengan memastikan warnanya sudah kecoklatan dan krenyes-krenyes. selanjutnya, goreng kacang tanah secara terpisah di atas kompor dengan api kecil. awas, si kacang ini sangat berpotensi gosong dan melahirkan rasa pahit. jadi, waspadalah.


sebagai masakan rumahan, bumbunya tak perlu ditakar serius. ikuti saja kata hati yang menghendaki berapa siung bawang merah, bawang putih, cabe merah dan cabe rawit. bukan maksud saya mau menyesatkan lho, tapi kan tiap pemasak memiliki selera masing-masing. barangkali ada yang lebih suka rasa pedasnya dominan, atau ada juga yang bernafsu dengan warna cabe merah yang melimpah.

kalau pakai takaran saya, untuk seperempat kilogram teri dan seperempat kilogram kacang, saya memakai sekitar 7 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 5 buah cabe merah keriting, dan 3 buah cabe rawit. jangan lupa gula dan garam ya.


bumbu-bumbu itu dihaluskan, tapi boleh juga diulek kasar kok. selanjutnya, tumis bumbu sampai harum, tapi jangan sampai harum gosong ya;) imbuhi lengkuas yang telah dimemarkan, daun salam, garam dan sedikit gula merah, serta asam jawa. bumbu sudah matang, masukkan teri dan kacang lalu aduk-aduk sampai merata. tunggu dingin, masukkan dalam toples. jadilah tabungan lauk sahur siap santap ;)
 

2 comments:

  1. kesukaanku piq, lauk yg sll sedia saat mondok kala SMA

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...