25.10.11

moluska terlarang, menggoda iman


tentu saja sebagai pemasak rumahan, saya selalu berusaha untuk menyajikan makanan sehat. syarat mutlaknya: tanpa bahan adiktif semacam MSG maupun pewarna makanan. selain itu, tentu saja mengurangi pemakaian bahan-bahan instan yang menjanjikan kemudahan namun berisiko pada kesehatan. namun adakalanya, saya menjadi pemasak bandel saat menginginkan makanan yang tidak sehat, misalnya kerang hijau ini.

seumur hidup saya, bisa dihitung berapa kali saya menyantapnya. kerang hijau yang dipasok dari teluk jakarta ini tidak layak dikonsumsi karena telah tercemar logam berat. moluska yang sebenarnya banyak mengandung gizi ini dapat ditemui di pasar dengan kondisi sudah dipermak sedemikian rupa dengan pewarna oranye, demi memuaskan mata dan melenyapkan bau amis. maka, musnahlah gizinya dan status terlarang sudah mutlak tak terbantahkan :(

tapi mungkin justru karena terlarang itulah, godaan menyantap kerang semakin menjadi-jadi. aduuuh, saya tidak tahan. saya menyerah, saya harus membuatnya sekaliii ini saja...


mengolah kerang hijau tak sulit. bumbunya sederhana dan cukup diiris saja:
- bawang putih
- bawang merah
- daun bawang
- cabe hijau
- cabe merah
- cabe rawit
jangan lupa tambahkan daun jeruk dan jahe yang dimemarkan untuk menghilangkan amis.


mula-mula tumis irisan bumbu sampai harum, kemudian masukkan kerang yang telah dicuci bersih, garam dan sedikit gula. kemudian tambahkan air dan masak sekitar 15 menit. dan jadilah menu lezat yang memuaskan hasrat sekaligus membuat saya merasa berdosa karena telah menjahati tubuh.

ah seandainya saya bisa mendapatkan moluska segar yang tanpa pewarna buatan itu. dan seandainya teluk jakarta tak tercemar, pasti masakan ini lebih sehat, lezat dan tak terlarang...

1 comment:

  1. Halluuuuuuuuu hai hai kangen iiih pengen ketemu lagi kayak waktu acara Oath dulu ;)

    Dulu ya Fiq, aku seneng banget kerang. Cuma ya ituuu karena takut logam beratnya skr stop.
    Kamu bandel iiih masak kerang! Bikin ngiler, bikin mupeng :(( huhuhu

    *ambil sapu tangan* :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...