27.12.11

bayam tapi kriuk



siapa sih yang tidak suka makan kerupuk, keripik, peyek dan makanan kriuk-kriuk lainnya? segala jenis 'kriuk' ini gampang muncul di segala suasana, tak harus bersama-sama dengan hidangan lain karena dimakan sendirian sebagai cemilan pun oke juga.

kali ini, saya membuat salah satu 'kriuk' dari bayam demi mengatasi kecanduan anak saya pada kerupuk. periode susah makan yang terjadi pada anak saya lumayan bisa terlampaui dengan menambahkan kerupuk pada menu makanan pendamping ASI-nya. mungkin karena ada sensasi 'kriuk' itu, akhirnya dia kembali lahap. tapi yang namanya kerupuk yang dijual di pasaran, biar harga murah atau mahal, pasti rasa gurihnya bermuatan penguat rasa seperti MSG. jadilah, saya mencoba membuat peyek bayam ini.


daun bayam yang saya gunakan bukan bayam berpenampang daun mungil yang biasa beredar di pasar, melainkan bayam yang lebar dan warnanya lebih tua. bayam untuk peyek ini gampang sekali tumbuhnya. kalau mau menanam, bisa dengan anaknya yang masih mungil atau dengan menebar bunganya yang sudah kering. nah kalau saya, cukup memetiknya dari kebun ibu saya.


bayam kecil yang biasa dijual di pasar agak sulit dibikin peyek karena bentuknya terlalu kecil, dan pastinya makan waktu lebih lama membuatnya. sebaliknya, daun bayam lebar yang biasa tumbuh liar ini lebih hijau dan besar ukurannya. fyi, sayur bening dengan bayam liar ini juga lebih disukai anak saya karena lebih lembut, lebih gampang dikunyahnya.


bumbu untuk peyek ini gampang dan hampir mirip seperti peyek pada umumnya. bumbu halusnya terdiri dari ketumbar, bawang putih, kemiri dan garam. selanjutnya larutkan tepung beras dengan air, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan lalu aduk sampai merata. adonan peyek ini cukup encer, tapi kalau suka banyak tepung yang lekat pada bayam, boleh juga dibikin agak kental.

selanjutnya tinggal mencelupkan helai demi helai bayam ke adonan tepung dan goreng dengan minyak panas. api kompor jangan sampai terlalu besar supaya peyek bayam tidak gosong. goreng sampai tepungnya berwarna sedikit kecoklatan, angkat dan tiriskan. jangan lupa segera simpan dalam toples yang tertutup rapat biar senantiasa 'kriuk'


sebagai sayuran yang sudah dipanaskan, apalagi dengan cara digoreng, gizi bayam dalam peyek ini memang sudah minimal. tapi sebagai pengganti kerupuk yang mengandung penguat rasa, pewarna dan pengawet, peyek bayam ini jelas jauh lebih sehat dong. yuk mari kita kriuk!

4 comments:

  1. kya' nya enak tuhhhhhhhhhh......
    i like it
    kita bsa b'tukar info d web kmi http://unsri.ac.id

    ReplyDelete
  2. Popi & Ambar : tararengkyu ya sudah mampir2 di dapur kami
    Vinata : ohyeaaah bumil, lanjutkan :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...