3.1.11

tetap 'huh hah' meski tak merah


ketika harga cabe sedang menggila, para konsumen sambal seperti saya jadi tak berdaya. bayangkan saja, cabe rawit merah sudah mencapai Rp 80 ribu per kilogram, ngalah-ngalahi harga seekor ayam kampung atau sekilo daging sapi. mlijo alias tukang sayur kini tak asal raup saat melayani pembeli cabe, melainkan menghitungnya satu persatu. demikian pula saya, kalau nemu cabe rawit nyelip di kulkas, rasanya seperti nemu harta karun.

maunya sih memasak tanpa cabe. tapi rasanya lidah kurang semangat menyantap makanan yang tak pedas. lalu bagaimana? harga cabe rawit terus melonjak hingga harganya jadi tak masuk akal. mesti putar otak nih supaya makan tetap 'huh hah', istilahnya inggried. jadi gimana caranya? kata tukang rujak dekat rumah saya: "semut item aja diulek." waduh, maap-maap ya mpok, kita-kita mending dijejelin cabe daripada semut...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...