11.1.11

menjajal "ati & tempe kecap" ala mbak eha

siapa itu mbak eha? mbak eha, adalah si mbak yang buka warung makan disebelah kantor saya, di kawasan palmerah. kalau makan disana, menu favorit saya, "ati dan tempe kecap". sebenernya ini semur, berhubung mbak eha bilangnya bukan semur, ya saya amini saja. kali ini, coba memasaknya sendiri. bukan ala mbak eha, tapi ala saya :D sama enaknya...*lhoo??*

"ati dan tempe kecap" nyontek mbak eha...
awalnya, agak ga yakin juga ini bikinnya sama kayak masak semur. mau nanya mbak eha, kok ga enak. takut tar dikira saya mau nyaingin dia, hahaha...akhirnya ya dikira-kira saja. rasanya sama kok. cuma, kata wak arie, "hmm...kurang palanya". emang ga pake, karena ga punya...hahaha...

bosen "mbening"

suatu hari, melihat seikat bayam di dalam kulkas. bosen euy, bayam dibening terus. kata wak arie, "dilodeh aja. pake tahu enak". berhubung ga ada tahu, akhirnya dibikin polosan aja..jadilah "lodeh bayam"..

lodeh bayam...
sebenernya agak malu berbagi resep ini, hehe..soalnya gampang banget bikinnya. tapi tak apalah, siapa tau bisa jadi inspirasi untuk yang mencari ide mengolah bayam :D

puding roti keju kismis

 

konon, puding ini diciptakan oleh seseorang untuk menyelamatkan roti tawar yang nyaris kadaluarsa. dengan sedikit eksperimen, maka roti tersebut menjelma sebagai makanan yang naik kelas gengsinya (maksudnya, namanya jadi keren gitu lho): puding roti keju kismis dengan vla coklat.


di balik kopdar "duaistri"


aqil bermain lompat-lompat bersama ayahnya.
inggried sibuk memotret makanan utama dari rijstafel ala dapurduaistri: sayur asem, pepes tongkol, bakwan jagung, sambal terasi, lalapan, kerupuk.
dan ara sang penggembira tengah tercenung menahan air liur.

inggried membawakan saya schotel bikinannya yang top markotop.


inilah pepes tongkol pesanan ara.
 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...