16.1.11

ayam jowo-londo


dalam pilihan santapan, maka lidah akan merdeka dan jujur. merdeka, maksud saya, latar belakang sang penikmat tak bisa turut campur dengan selera makanan. jujur, sebab kadangkala selera sangat polos mengurai asal-usul. contohnya, yang dekat saja, kawan saya ara -yang sering dieksploitasi dalam cerita-cerita dapurduaistri-, yang jago bahasa inggris dan bekerja di surat kabar berbahasa inggris. tetap saja dia lebih doyan pepes tongkol, sayur asam, perkedel jagung, krupuk dan sambel terasi ketimbang makanan yang kebule-bulean. dia pun tak doyan-doyan banget dengan makanan berkeju.

teladan lainnya yang indera perasanya lokal meskipun bicaranya keminggris, tak lain adalah presiden republik ini, susilo bambang yudhoyono. biarpun amerika serikat dicintainya dan disebut sebagai negeri keduanya, namun soal makanan, tahu sumedanglah kegemarannya. terbukti kan, lidah begitu independen dan jujur soal rasa.

ih ngomong apa sih saya? ini kan blog masakan, bukan pencitraan. hehehe...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...