12.3.12

opor sang lauk simpanan


haruskah menunggu lebaran untuk menyantap opor ayam nan lezat ini? tentu saja tidak. kalau perut sudah terlanjur merengek, tak ada salahnya untuk mencoba memasak hidangan khas hari raya ini. apalagi, opor juga oke dijadikan lauk simpanan. maksud saya, bisa dijadikan lauk yang disimpan untuk selama dua sampai tiga hari ke depan. ini karena opor terasa lebih nikmat jika bumbu telah meresap lebih lama.

opor, berstatus masakan indonesia dengan banyak rempah dan bersantan pula, maka pastilah terbayang rumitnya memasak. padahal kenyataannya -berdasarkan pengalaman saya, memasak opor ternyata cukup mudah. bumbunya pun tak terlalu ruwet. modal utamanya adalah sabar. kok bisa?


nah, abaikan sementara soal sabar tadi, kita siapkan saja bahan-bahannya dulu:
- 1 ekor ayam, potong jadi 12 bagian
- 1/2 liter santan encer
- 1/4 liter santan kental

bumbu yang dihaluskan:
- 1 sdm lada
- 6 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- 5 biji kemiri
- garam secukupnya

siapkan juga:
- 2 helai daun salam
- sereh dimemarkan
- jahe dimemarkan


sebagai pendahuluan, tumis bumbu halus dan masukkan juga daun salam, sereh, dan jahe. jika sudah terendus harum bumbu-bumbu itu, masukkan ayam dan santan encer. lalu aduk-aduk sampai santannya mulai surut. dan disinilah saatnya ujian kesabaran itu bagi saya. mengaduk-aduk santan agar tak pecah itu membosankan sekali, kawan. apalagi sesi mengaduknya terjadi dua kali, yaitu saat santan kental dimasukkan. sabar-sabar....

opor yang saya masak kali ini menggunakan ayam kampung supaya si kecil bisa ikut melahapnya juga. itu sebabnya memasaknya perlu perhatian khusus. supaya ayam tak alot, saat memasukkan ayam pertama kalinya, sebaiknya api kompor distel kecil. selanjutnya, masak dengan api sedang.


aduk-aduk selesai, ayam sudah terasa empuk dan kuahnya mengental, opor bisa langsung dinikmati. tapi seperti saya katakan tadi, sebagai lauk simpanan, mantapnya rasa opor justru muncul pada keesokan harinya. tentu saja dengan syarat kita tak lupa memanaskannya pada pagi dan malam hari. kalau sekali saja lalai, alamat menyantap opor basi. hehehe...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...