17.4.12

gulai ikan tanpa nama


saya tak tahu nama ikan ini. teteh bakul ikan stasiun citayam menyebutnya gabus laut. mungkin karena bodinya mirip gabus yang kulitnya cukup tebal. bedanya, warna ikan laut ini tidak segelap gabus sungai."jadi nama aslinya apa teh?" tanya saya pada si teteh tukang ikan. dia cuma mengangkat bahu sambil mesem.

okelah, ikan yang tanpa nama ini sepertinya boleh juga dijajal. "enaknya dimasak apa ya?" lagi-lagi saya bertanya pada si teteh yang kulakan ikan di angke sana. rekomendasinya, digulai. hmm, okelah... sebungkus ikan tanpa nama yang mirip gabus berhasil saya bawa pulang dengan harga masuk akal.


menit selanjutnya, saya membayangkan semangkuk gulai ikan itu semacam keribetan. makanan bersantan biasanya kan identik dengan yang ribet-ribet, bumbu yang melimpah dan proses masak yang memerlukan waktu lebih banyak dan kesabaran.

untung saja, setelah ikan tanpa nama itu menginap semalam di chiller kulkas, akhirnya saya punya kesempatan mengolahnya. resepnya, seperti biasa, saya dapatkan dari ibu saya yang sering memasak gulai ikan kakap atau tongkol.


bumbu halusnya terdiri dari 2 buah cabe merah, 4 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, 5 butir kemiri, 1 ruas jahe dan kunyit, garam secukupnya. siapkan juga 2 gelas santan kental, daun jeruk purut, dan asam kandis.

mula-mula, masukkan ikan bersama bumbu halus dan daun jeruk purut ke dalam panci. tambahkan segelas air, lalu rebus dengan api sedang. begitu ikan sudah terlihat matang dan bumbu sudah mulai mengental, masukkan santannya lalu aduk pelan-pelan. tunggu hingga kuahnya makin kental, barangkali sekitar 30 menit. 


menjelang matang, masukkan dua buah asam kandis ke gulai. rempah yang satu ini akan memberi nuansa segar. begitu saja mengolahnya, tak seribet yang saya bayangkan tadi.


gulai ini paling enak disantap setelah umurnya satu malam (tentu saja setelah dihangatkan lho ya). saat itu, si bumbunya sudah meresap ke dalam daging ikan, kuahnya juga semakin kental dan menggoda iman bagi yang diet. sayang sekali, ikan tanpa nama ini saya beli tanpa kepala -bagian ikan yang paling sedap untuk dimasak gulai.

gulai ikan yang tekstur dagingnya setelah matang mirip kakap ini paling yahud disantap bersama nasi putih hangat. tak usah sendok garpu ya, makan pakai tangan dijamin lebih nikmat!

3 comments:

  1. ahahaa gulai itu memang menggoda iman banget buat yang diet :)
    Btw ada giveaway di blogku mbak, ikutan yuks

    ReplyDelete
  2. mba ekaaaa, huaaa... mu'uupp... baru liat komennya :(

    ReplyDelete
  3. melihat potongan dagingnya sekilas emang mirip gabus laut atau cobia.
    disini disebut ikan udul... terima kasih resepnya :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...