29.8.12

puding puding centil



puding ini centil sekali ya? ada buah stroberi yang merah menggoda di atas saus karamel. segarnyaaa... saya membuat puding yang gampang dilumat ini demi bocah kecil saya yang sedang sariawan dan susah makan. eh, dia doyan banget lho, sekali makan habis dua cup sekaligus! wah, bagi saya yang sedang pusing karena aksi mogok makan anak, dua cup itu sesuatu banget ;)

resep puding ini sebenarnya sudah pernah diunggah inggried waktu ikut tantangan klub berani baking edisi caramel in sugar cage. bahannya, pun cara membuatnya, semuanya serba simpel. saya hanya sedikit memodifikasi untuk tampilan akhirnya saja.


bahan-bahan pudingnya adalah:

- 5 butir telur
- 100 gram gula pasir
- 500 ml susu UHT plain
- 1 sdt vanili bubuk

seluruh bahan puding ini dikocok begitu saja, tidak perlu pakai mixer. yang penting tidak sampai mengembang, atau kalau dikira-kira, tidak sampai 5 menit. kemudian siapkan wadahnya, bisa dengan pyrex kaca atau ramekin, tapi kali ini saya pilih aluminium foil cup seukuran muffin, yang takarannya pas sekali makan buat anak saya.

tuang adonan puding dalam wadah, namun sisakan sedikit ruang untuk karamelnya. di sinilah letak modifikasi saya. inggried membuat karamelnya di bagian dasar, sehingga penyajiannya akan ada sesi membalik cetakan. saya pakai cara yang sebaliknya, yakni menuangkan karamel di atas puding setelah matang.
 

puding ini dipanggang dengan cara au bain marie, terjemahan harfiahnya: dalam rendaman air. sebenarnya mirip dengan mengetim, tapi yang ini dilakukan dalam oven. mula-mula panaskan oven sekitar 10 menit, suhunya 170 derajat. saya menyiapkan loyang kotak (sebetulnya tak harus berbentuk kotak, tapi bisa juga bulat, apa saja asal muat diisi wadah puding;) lalu letakkan aluminium foil muffin cup berisi adonan. kemudian tuangkan air panas ke dalam loyang kotak sampai merendam separuh bagian luar cup. stel oven untuk memanggangnya sekitar 30 menit.
 

maka lihatlah cantiknya puding ini setelah matang...


prosesnya selesai? ya untuk pudingnya. meski sudah siap santap, saya akan membuatnya tampak centil dengan karamel dan stroberi. saya menyiapkan lima sendok makan gula pasir dan air perasan separuh buah jeruk nipis.


sudah tahu kan cara membuat karamel? panaskan wajan atau panci, masukkan gula, tambahkan sedikit air, saat mulai berubah warna, beri perasan air jeruk nipis agar muncul nuansa segar diantara legitnya karamel. dan langsung eksekusi! jangan pernah menunda sampai karamel mengeras. segera tuang karamel cair di bagian tengah puding, dan segera lekatkan stroberinya. serba segera semua :) setelah itu, lebih oke jika disimpan dalam kulkas dan disajikan dingin.


puding ini pun mengingatkan saya pada crème brûlée, yang permukaannya bertabur gula kastor yang gosong karena torch. di film kesukaan saya le fabuleux destin d'amélie poulain, sang tokoh utama, amélie, sangat suka ritual memecah permukaan crème brûlée dengan sendok kecil. biarpun film itu jadul banget, saya tidak pernah bosan menontonnya. sampai sekarang pun saya masih kecanduan filmnya jean-pierre jeunet itu, entah kenapa.

proses membuat crème brûlée agak mirip puding ini, hanya bahan-bahannya lebih banyak dan tak tersedia di dapur saya. lain waktu, kalau sempat mencari krim, gula kastor atau brown sugar-nya, juga kalau sudah punya torch, mungkin perlu saya coba. dan kalau sudah jadi nanti, saya akan menyantapnya sepenuh hati, sembari memproyeksikan diri bak seorang amélie yang hidupnya penuh makna itu. hehehe... 

untuk sementara, saya berkhayal sambil menyantap puding centil ini dulu deh. mau ikutan?

5 comments:

  1. Aku udah sering bikin puding karamel, aiiih jadi tambah variasi. Ma kasiiih :*

    ReplyDelete
  2. aku coba resep seperti di atas, setelah jadi kok bau amis telur-nya kentara banget yah? selain itu waktu mengocok telur apa harus berbarengan dgn susu atau nggak? trims

    ReplyDelete
  3. mungkin vanilinya kurang kali ya? aku pake vanili yang pasta (beli di toko bahan kue 'berkat' di pasar jatinegara), aromanya sih bisa nutupin amis telurnya. ngocok telurnya nggak harus bareng sih, yang penting rata...

    ReplyDelete
  4. Mbaaak ini ovennya pakai api bawah, atas atau dua"nya sih?

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...