19.11.12

tergoda tortilla


suatu hari saya melewati rak makanan beku dan mendapati roti tortilla impor yang membuat saya penasaran. sepertinya lucu juga sesekali memakai bahan yang berbeda. pilihan resepnya, seperti biasa, mengacu pada stok dalam kulkas. saya menemukan: daging sapi giling, tomat dan paprika.

setelah berburu mencari kira-kira mana resep yang cocok dengan bahan-bahan yang ada di kulkas, akhirnya saya menemukan pilihan resep majalah femina yang saya comot dari sini.


judulnya arayes salsa tomat. bahan-bahannya agak aneh-aneh, misalnya ada sweet pepper dan cabai jalapeno. semuanya tak ada di kulkas saya. roti pita pun saya ganti dengan tortilla. yang paling kacau, saya nggak punya daging kambing giling yang disyaratkan resep ini. saya hanya punya stok daging sapi giling, hehehe...

ini dia kopi resep aslinya:

Bahan:
  • 200 g daging kambing giling
  • 30 g tomat merah, buang bijinya,
  • potong dadu ½ cm
  • 50 g bawang bombay, cincang halus, tumis sejenak
  • 6 buah roti pita siap pakai, masing-masing bagi menjadi 2 bagian
Bumbu:
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt merica hitam bubuk
  • ¼ sdt sweet pepper*)
  • ½ sdt gula pasir
Salsa tomat, aduk rata:
  • 500 g tomat, cincang halus
  • 2 sdm daun ketumbar cincang
  • 2 buah cabai jalapeno, buang bijinya,
  • cincang halus**)
  • 1 buah (100 g) bawang bombay, cincang halus
  • 1 sdt garam
  • 1 ½ sdm paprika hijau, cincang kasar
  • 2 sdm air jeruk lemon
Cara Membuat:
  1. Campur daging kambing, tomat, bawang bombay, dan bumbu, aduk rata.
  2. Masukkan setiap satu bagian sisi roti dengan 1 sdm daging.
  3. Panggang di atas bara api hingga matang, angkat.
  4. Sajikan dengan salsa tomat. 
 

terus kenapa saya sok-sokan nyoba masakan ini? entahlah. iseng saja kayaknya. saya pun sudah siap mental kalau rasanya kelak agak acak-acakan, hehehe... jadi, sweet pepper saya ganti dengan lada bubuk, cabai jalapeno saya ganti paprika merah, dan daging kambil giling ditukar dengan daging sapi giling.

fyi, saya menyimpan daging sapi giling dalam kondisi sudah matang. daging giling mentah yang disimpan di kulkas biasanya akan lekas membiru. jadi, saya baru memasukkan daging giling ke dalam kulkas setelah diolah. dan cara mengolah yang paling netral adalah dengan menumisnya dengan bumbu bawang putih, bawang bombay, garam dan lada bubuk.



selain dari bahan-bahannya, saya tidak melakukan penyimpangan ekstrim dalam hal cara mengolahnya.


hasilnya, lumayan. lumayan aneh, maksudnya, hehe... entah karena faktor bahan-bahan yang diganti atau memang rasanya aneh buat lidah jawa saya, entahlah. yang pasti, makanan ini terasa mirip dengan sambosa yang dulu sering saya beli di rumah makan kairo di kawasan little arab, di kota malang, jawa timur.

demikianlah, boleh jadi saya tak berhasil lagi menikmati masakan asing. mari menyalahkan  eh merayakan lidah lokal saya! horeeee...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...