25.5.13

tempe bacem cemplang cemplung *super kilat*

sedikit cerita ya, awal menginjakkan kaki di jogja, sekitar 16 tahun lalu, saya bener-bener ga doyan dengan makanannya yang cenderung manis. maklum, sebelumnya lekat dengan makanan sumatera yang kecenderungan rasanya asin dan pedas (walau saya bukan penyuka pedas). butuh waktu juga untuk beradaptasi dengan rasa. salah satunya dengan aneka makanan jenis baceman ini. entah tahu, tempe atau ayam. awal nyicip, menurut saya, "ini makanan kok rasanya gula thok". hahaha....


setelah orangtua menetap di jogja, kalau mudik, saya selalu bawa tempe-tahu-ayam bacem yang siap goreng. biasanya, buat tabungan lauk. suatu kali, pengen bikin sendiri. akhirnya, telepon si mama. tanya bumbu-bumbunya. olala, banyak ya jenisnya. saya sampe ga inget, si mama bilang apa aja bumbunya. sampe beliau komen, "lah, bumbu dapur yang kamu simpen apa aja? kok banyak yang ga ada?" hahahaha...

jujur aja, saya emang ga nyimpen lengkuas, jahe, atau apa lah bumbu dapur yang njelimet itu. maklum, saya pemula yang ga mahir meracik bumbu-bumbu itu. jadi yang ada di dapur ya standar aja: cabe, bawang merah, bawang putih, dan tomat. daun salam dan sereh, kalau ada, suka kebetulan aja.

akhirnya, kata mama, "banyakin ketumbar halus aja lah. udah enak itu". hihihi. dan, saya pun mengolahnya dengan bumbu-bumbu seadanya yang diiris, dan cemplang cemplung jadi. hasilnya? jangan ditanya, enaaakkk :p

oya, olahan bacem saya ini beda dengan versi piqa. inilah enaknya punya cerita dari dua dapur, jadi resepnya beragam. versi pida bisa diintip di: BACEM SI HITAM MANIS

bahan:

  • 1 bungkus tempe, potong sesuai selera
  • Iris: 5 siung bawang putih, 4 siung bawang merah
  • 2 buah gula merah
  • gula pasir, secukupnya
  • garam, secukupnya
  • 2 batang serai
  • 1 bungkus kecil asam jawa atau secukupnya lah yaa
  • 750ml air
  • 3 sdm ketumbar bubuk 

cara:
  • siapkan bahan bumbu (bawang merah, bawang putih, asam jawa, serai, gula merah, dan ketumbar bubuk). serai, diambil batang yang berwarna putih. ketumbar bisa dibanyakin, menurut saya akan lebih wangi yaa :)


  • masukkan semua bumbu ke panci atau wajan/kuali. tambahkan air, dan masukkan tempe. (tadinya saya mau masak di panci, ternyata enggak cukup. akhirnya pindah wadah, hehe)



  • tutup panci atau kuali. tunggu sampai air asat, sesekali boleh dibalik biar bumbu meresap merata ke tahu/tempe. silakan diicip2 ya, kalo kurang garam ya ditambahin, kalo kurang manis bs ditambah gula merah atau gula pasir. saya enggak pakai kecap supaya enggak pekat banget..


  • Setelah air habis/asat, matikan api. saya biasanya disimpan di wadah kedap udara/tupp**ware, dan dijadikan tabungan lauk di kulkas 

     
    jadi deeehhh...saya memadukannya dengan pecel. sedep tenan :D


    by: dapuringgit

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...