25.9.13

Maizena Biscuit *Gluten Free*

Sejak Aga mulai ngemil makanan kecil di usia 8 bulan, saya browsing ke sana-sini untuk mencari alternatif cemilan bikinan sendiri. Pertama, pernah pesan cookies dari salah satu catering bayi (yang memang sesuai dengan prinsip pemberian makan bayi under 1year ya: no gulgar, no additive). Harganya lumayan. Waktu itu, karena memang lagi sok sibuk, enggak sempet bikin sendiri.

Setelah itu, bertekad ga pesen lagi deh. Lebih ekonomis dan bisa berkreasi kalau bikin sendiri. Nah, kalo yang pengen saya share ini, resepnya saya contek dari blognya Mbak Endang  justtryandtaste. Suka banget dengan resep-resep Mbak Endang yang simpel dan lengkap dengan step-step masaknya. Untuk pemula seperti saya, sangat memudahkan. Thanks Mbak!

Pas ketemu resep ini, kayak ketemu jodoh, hahaha. Tapi beneran. saya sedang gandrung-gandrungnya dengan resep cemilan (kue dan cake) yang sehat alami. Enggak pake zat aditif, dan sedang belajar pake tepung2an yang gluten free.

Selain cemilan saya dan suami, biskuit ini juga jadi cemilan si aga setelah usia 1 tahun. Renyah dan ga terlalu manis :)

23.9.13

Kecanduan "Infused Water"

Menjadi orang kepo itu enggak selamanya buruk. kepo, sebutan gaul anak2 sekarang untuk mereka yang pengen tauuu aja tentang seseorang atau sesuatu. kata anak-anak gaul sekarang sih gitu ya. berhubung saya anak gaul setengah jadul, ya ngikut aja deh.

dan, saya termasuk orang yang super kepo dengan sesuatu yang berkaitan dengan masak-memasak, urusan dapur, makanan, minuman. beberapa minggu terakhir, saya kepo dengan yang namanya minuman-minuman sehat menyegarkan. dan, yang paling bikin kepo adalah INFUSED WATER! saking keponya, saya follow mereka yang sering posting menu minuman sehatnya setiap hari di instagram.

intip dulu, dua infused water yang pernah saya bikin ini ya.... :)

infused water dengan isian: timun+jeruk nipis+daun mint
infused water dengan isian: nenas+daun mint

Tapi, saya gandrung dengan infused water ini bukan untuk gaya-gayaan atau sekedar ikut tren lo yaaa....untuk saya yang ga terlalu suka air putih, infused water adalah cara lain menikmati air putih :)

22.9.13

sushi darurat


punya anak yang mulai bersekolah itu bikin dapur saya jadi makin seru dan sarat akrobat. pagi-pagi sudah harus berjibaku menyiapkan bekal. biasanya sih sarapannya cuma buah pisang dan susu (karena terlalu pagi dia masih malas makan berat), dan bekalnya adalah roti isi nutella atau selai. pernah suatu kali saya membuat bento nasi goreng, sayangnya, sampai rumah bekalnya itu masih utuh :( agaknya, lebih seru untuk main ketimbang menghabiskan bekal. jadinya, roti adalah pilihan yang paling moderat. hal yang sama ternyata juga berlaku pada teman-temannya.

tapi kali ini ceritanya nafsu makan si sulung cak mad sedang naik drastis. gurunya bercerita, saat jam makan, anak saya itu sempat memminta nasi dengan lauk pepes, menu bekal sang guru. setelah nebeng makan bekal gurunya, roti yang dia bawa pun tak bersisa disantapnya. luar biasa bagi saya.

21.9.13

dari pekarangan untuk dapur



tumbuhan apakah ini? ada yang belum tahu? tumbuhan ini tahu-tahu saja nongol di pekarangan belakang rumah. bukan karena saya niat menanamnya. agaknya, burung pipit yang sering mampir ke pekarangan saya membawa berbagai benih tumbuhan yang kemudian berkembang.

meski tumbuh liar, namun ia memiliki nama yang cukup keren: ginseng. saya belum sempat mencari tahu apa sebab ia mendapat nama yang sama dengan ginseng yang ngetop sebagai bahan obat-obatan dari korea itu. yang pasti, saya pernah mendengar sebutan ginseng yang satu ini dengan ginseng jawa. dan si ginseng itu bukan tumbuhan liar belaka karena daunnya bisa disantap sebagai lauk.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...