7.1.14

Lagi-lagi Sushi (+Sashimi)


Sushi lagi, sushi lagi. Sashimi lagi, sashimi lagi. Kalau si sulung ditanya mau makan apa saat jalan-jalan ke mall, ya dua menu itu pilihannya. Tapi sampai sekarang, saya masih juga belum klik sama makanan Jepang  itu. Apalagi, harga makanan di restoran sushi biasanya menguras kocek.

Beruntung sekali pada suatu hari saat ke Bogor dan masuk ke hipermarket di Ekalokasari Plaza, suami saya menemukan konter khusus bahan-bahan sushi. Ada potongan ikan salmon berlabel 'sashimi salmon' yang warnanya bagus dan kelihatan segar banget (harganya tiga kali lipat salmon yang reguler), ada tobiko yang nggemesin, nori yang jembar dan lain-lain.






Di sana juga ada sushi-sashimi yang siap santap. Tapi setelah dihitung-hitung, kalau kami racik sendiri potongan ikan salmon itu, kayaknya akan dapat lebih banyak nih (meskipun nggak secantik yang dibikin juru masak sushi beneran). Jadinya kami membungkus sepotong sashimi salmon dan satu sashimi set (potongan salmon sashimi siap santap) demi mendapatkan acar jahe dan wasabinya. Kalau dua pelengkap itu dibeli terpisah, kayaknya bakal kebanyakan.

Satu lagi pelengkap yang tak afdol jika diabaikan adalah soy sauce alias shoyu. Berbagai merek impor yang disebut-sebut memiliki rasa yang dekat dengan otentik ternyata tak punya label halal. Opsinya, kembali ke kecap asin lokal saja yang sudah jelas bercap halal. Saya mengambil T**picana dengan alasan sederhana: karena kemasannya bergambar sushi, hehehe...



Oiya, spesialis peracik sushi di dapur saya tak lain adalah suami saya sendiri, hehehe... Walaupun masih amatiran, tapi cukup meyakinkanlah dibandingkan saya yang kalau disuruh menggulung sushi bakal langsung menyerah.


Sushi kali ini yang sederhana saja, perpaduan nasi dan ikan salmon. Saya lupa namanya. Salmon roll bukan sih? Tapi saat sushi masih digulung dan belum dipotong-potong, si bocah sudah menginterupsi. Jadilah sashimi dicemil sembari menonton bapaknya melanjutkan eksekusi sushi.


Santapan sudah siap, si bocah terus melahap, dan emaknya (seperti biasa) cuma lihat-lihat :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...