12.10.14

Cemilan Kala Iseng

 

Segala sesuatu itu memang harus diawali dari niat. Iya, niat berbagi cerita di sini sudah sejak berbulan-bulan lalu. Eksekusinya jadi seperti mahal harganya. Hahaha. Ternyata, adaptasi dari pola kerja kantoran dengan model mobile yang saya jalani sekarang, tak semudah yang dibayangkan #kemudiancurcol. Kadang di Jakarta, kadang di Jogja, membuat waktu luang itu jadi semakin mahal untuk "me time", salah satunya dengan ngeblog ini. 

Yang jelas sih ya, dengan rutinitas baru yang saya jalani selama tujuh bulan terakhir, jadi punya lebih banyak waktu dengan si Aga. Dan kadang, ikut melibatkan dia dalam aktivitas "ndapur", karena ga terkejar waktu harus buru-buru, dan sebagainya. Jadilah beberapa cemilan kala iseng yang kami buat bareng-bareng *walau si Aga lebih banyak bantuin nambah bikin berantakan :D* but, it was fun! Lebih seringnya sih, kalau lagi di Jakarta.

Ala-ala Banana Split

Ceritanya, si Aga itu "hantu" pisang. Mau pisang ambon, pisang cavendish, pisang mas, dia doyan semua. Sekali makan kadang gak cukup satu. Di suatu siang, dia diajak tidur gak mau, maunya ngajak unyel-unyelan aja. Supaya lebih produktif, saya ajak dia untuk membuat cemilan ini. Peran Aga sih cuma bantu nabur-naburin meisesnya sampe sukses juga bertaburan di mana-mana #lapkeringet

Kebetulan, pas lihat kulkas, baru inget punya es krim yang gak habis-habis. Jadilah ini, saya namakan aja "Ala-ala Banana Split".

Bahannya:
2 buah Pisang Ambon
3 sendok makan Selai Coklat/Kacang, sesuai selera
Es Krim secukupnya (saya pakai rasa vanila dan coklat)

Caranya:
1. Potong-potong pisang dengan ketebalan sesuai selera. Oles bagian atas pisang dengan selai coklat.
2. Tata di piring
3. Scoop es krim di piring yang sama
4. Siap dinikmati! Mmm, berhubung si Aga ga terlalu doyan es krimnya, bagian es yang ngabisin ibunya *elus pipi dan perut*

  
Roti Bakar Cinta

Agak-agak alay ga sih namanya? Hahaha.. Gini ceritanya, saya itu termasuk ibu-ibu yang suka ga bisa tahan mata. Lihat printilan dapur lucu, beli. Akhirnya numpuk, sampe lupa kalau punya tu barang. Suatu hari, pas bongkar-bongkar lemari yang penuh dengan printilan dapur, nemu cetakan bentuk "love". Aslinya sih, buat goreng telur. Tapi, pernah dicoba bikin pake itu, gagal. Telurnya sukses lengket, gak bentuk "love" sama sekali.

Di suatu pagi, abis si Aga sarapan buah dan makan pagi, iseng pengen bikin roti bakar. Secara, cah jabrik saya itu ngemilnya Alhamdulillah, kuat banget. Salah satu cemilannya, roti. Biasanya pake taburan susu. Kali ini, biar agak beda, iseng dicut pake cetakan cinta itu. (lupa foto cetakannya)



Gak ada yang istimewa kok, kayak roti bakar biasa aja, hehe. Cuma roti diolesin margarin, taburi bagian dalamnya dengan keju dan meises coklat, cetak dengan cetakan. Bakar deh . Disajikan dengan parutan keju dan taburan meises :)

Roti Puding Kelapa Muda

Cemilan ini juga dibuat untuk menyelamatkan roti tawar yang dua hari lagi kadaluarsa, padahal masih ada beberapa lembar :D Akhirnya diolah menjadi puding roti, dengan campuran ditambah keju dan kelapa muda (yang kebetulan pas ada di kulkas)



Bahan:
5 lembar roti tawar
Daging kelapa muda secukupnya
Susu UHT (secukupnya, asal merendam roti tawar, tapi jangan sampe berenang)
2 butir telur
Garam dan gula secukupnya
Keju parut secukupnya

Cara:
Sobek-sobek roti tawar, campurkan susu, dan bahan lainnya. Aduk-aduk pakai sendok sampai tercampur rata. Tempatnya di wadah tahan oven, taburi bagian atasnya dengan keju. Panggang selama sekitar 20-an menit, sampai agak kekuningan. Angkat. Enak dinikmati hangat-hangat :)

Lagi-lagi "MACARONI SCHOTEL"

Macaroni schotel ini salah satu resep cemilan yang paling sering saya buat. Dengan berbagai kreasi tentunya. Kadang pakai tuna, kadang pakai jagung, kadang pakai daging cincang, kadang cuma polosan saja. Si Aga dan papanya, suka banget! Satu pan bisa dihabiskan berdua. Alhamdulillah yaaa...



Oya, beberapa resep macaroni schotel pernah diposting sebelumnya. Silakan mampir yaa :)
macaroni "MITUN" schotel...not bad!, macaroni schotel edisi 2, macaroni schotel edisi 3)


Selamat mencoba!

*diposting dari Jogja Berhati Nyaman :)))*

by: dapur inggit

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...