18.11.14

Aroma Menggoda dari Ayam Goreng Bumbu Kare


Setelah lebih dari enam bulan kembali ke Jogja Berhati Nyaman, saya menemukan sebuah rutinitas baru yang selalu saya lakukan setiap minggunya: mengunjungi dan berbelanja di pasar organik. Pasar organik Jogja diadakan di sejumlah tempat sebanyak empat kali dalam satu minggu. Biasanya, saya menyambanginya sekali dalam seminggu dengan sejumlah bahan yang menjadi incaran rutin, di antaranya tempe kacang ijo dan minyak kelapa. Suatu kali, melihat jejeran bumbu-bumbu bubuk dan tertarik saat mencium aroma bumbu kare. Tulisan pada kemasan botol kecilnya: Bumbu Vegetarian Organik Kare. Menarik! Beli ah...

Nah, salah satu yang membuat saya tertarik adalah aroma kare-nya. Entah kenapa aromanya membawa saya ke tahun 2010, saat sekitar sebulan mengikuti pelatihan di negeri jiran, Malaysia. Rasa-rasanya, sependek ingatan saya, selalu ada makanan beraroma kare seperti itu yang saya jumpai di sana. Aroma kare-nya beda dengan aroma kare biasa. Saya suka! Dan yang terlintas adalah mengolahnya menjadi bumbu ayam goreng.

Maka, jadilah ini: AYAM GORENG BUMBU KARE :)



Bikinnya simpel, cukup menyiapkan lima bahan saja! Ini resep ala2 saya, dan seperti biasa, dengan rumusan takaran "kira-kira" sesuai selera :)

Bahan:
500 gram sayap ayam
Garam, secukupnya
Bumbu Kare bubuk, secukupnya
Minyak Goreng, secukupnya (saya menggunakan minyak kelapa)
Tepung Terigu, secukupnya

Oya, ini bumbu kare yang saya beli. Satu wadah ini harganya Rp 9.000,-

Cara memasak:
1. Cuci bersih sayap ayam, potong dua. Bisa dikecuri jeruk nipis, kalau mau. Marinasi sayap ayam dengan garam, minyak goreng (saya menggunakan minyak kelapa), dan bumbu kare. Takaran secukupnya. Diamkan selama kurang lebih 30 menit.

 
2. Tata di pinggan tahan panas atau loyang. Tambahkan sedikit minyak goreng, beri margarin secukupnya. Kemudian, oven selama 15-20 menit dan balik ayam agar kedua sisi matang merata



3. Ini ayam setelah dioven. 



 4. Lumuri ayam dengan tepung terigu yang sudah dicampur dengan garam (secukupnya, tidak usah terlalu banyak). Diamkan selama 10 menit. Siap digoreng :) 

 
5. Dan, ayam pun siap disantap :)



Selamat mencoba!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...