10.2.16

Wedang Jahe Kala Hujan

Akhirnya, hujan datang juga ...


Sebulan terakhir, hujan mulai mengguyur Jogja. Adem rasanya, setelah berbulan-bulan kering kerontang dan panasnya luar biasa. Walau belum turun setiap hari, tetapi ketika hujan turun rasanya anyesss, dan pengen yang anget-anget. 

Wedang Jahe menjadi pilihan. Apalagi, Papa si Aga lagi sering di Jogja karena tugas belajar. Jadi, ada teman saat menyeruput secangkir wedang jahe sambil menikmati hujan di halaman belakang :)


Ada beragam versi cara membuat wedang jahe. Dari yang simpel cuma jahe direbus, sampai yang bercampur dengan segala macam rempah. 

Biasanya, saya hanya membuat wedang jahe dengan campuran jahe dan serai. Kali ini, saya tambahkan cengkeh dan kapulaga. Hasilnya, rasanya lebih nendang! 

Mari dicoba...

Banana Cake Enak dan Mudah

"CAKE is the ANSWER, no matter the QUESTION" (unknown)


Banana cake. Entah kenapa, saya selalu penasaran dengan cake yang satu ini. Suka wanginya, suka teksturnya, dan suka dengan rasanya. Beberapa resep banana cake pun saya koleksi dari berbagai sumber, dan sudah dicoba.

Nah, yang satu ini termasuk favorit saya dan keluarga. Bikinnya mudah dan rasanya oke :) Saya mengadopsi resep ini dari blog Mbak Nina, dengan berbagai modifikasi menyesuaikan bahan yang ada di dapur. Dan hasilnya, tetap laris manis dengan kombinasi cita rasa yang cihuy!

Pernah bikin hanya dengan campuran kismis, kemudian ditambah kacang mete, wijen, dan terakhir kemarin coba dengan topping choco chips dan keju. Wow, rasanya nagih!

Pada liburan Imlek kemarin, saya bikin dua macam modifikasi. Banana Cake dengan topping choco chips dan banana cake dengan campuran keju dan topping keju parut di atasnya. Dua macam cake pisang ini jadi bekal piknik bersama keluarga. Hujan-hujan menyeruput teh panas dengan banana cake :)

9.2.16

Oseng Jambal



Ini adalah postingan pertama saya setelah sekian lama tak muncul di Dapur Dua Istri. Tentu bukan maksud saya sengaja menyepi, sebab dapur adalah ruang yang tak pernah sunyi di rumah kami. Dapur adalah perpaduan antara ruang keluarga dan ruang bermain yang tanpa henti. Jadi, tolong dimaklumi jargon lebay ini: selama dunia masih berputar, selama itu pula dapur saya masih mengebul, dan selama itu juga saya akan mengisi Dapur Dua Istri, di manapun dapur saya berada. Ceilee...

Jadi begini, banyak hal yang terjadi pada 2015 kemarin, yang membuat ritme hari-hari saya (yang sudah terbolak-balik setiap harinya), menjadi lebih akrobatik. Hari-hari yang makin memicu semangat dan mimpi-mimpi yang terus diperbarui, namun kadang menyita waktu luang yang biasanya saya pakai ngeblog. Tapi, karena ada semangat itu pula, sebelum mewarnai dunia di luar rumah, saya memulai pagi ini dengan menulis untuk Dapur Dua Istri.

5.2.16

Kue Kering Tanpa Telur - CHOCO CASHEW COOKIES


Masih edisi kue kering tanpa telur. Sepertinya, kue-kue kering tanpa telur ini akan jadi favorit saya yang akan nongol setiap Lebaran (kalau lagi rajin baking, hahaha).

Ada beberapa alasan, pertama, irit bahan. Kedua, ternyata, bahan minimalis, rasanya enggak minimalis, alias enak! Yang pasti, walau di rumah saya enggak banyak tamu, ini 6 toples kue kering ludes disantap mereka yang bertandang ke rumah. 

Salah satunya ini, Eggless Choco Cashew Cookies. Kue kering coklat plus kacang mete. Rasanya kayak-kayak G**d Time lo.. dan renyah!

Monggo, dicoba!

4.2.16

Kue Kering Tanpa Telur - CAPPUCINO COOKIES

Ini hasil ndapur kue kering saat Lebaran tahun lalu. Mau nyicil upload belum jadi-jadi. Hehe. Saat Lebaran lalu, saya membuat beberapa jenis kue kering tanpa telur. Semua berawal saat bingung, mau bikin apa ya Lebaran nanti.Ubek-ubek lemari buku resep, menemukan "Kue Kering Tanpa Telur" karya Chef Rudy.

Penasaran, langsung coba!

Yang pertama saya eksekusi "Cappucino Cookies" (nama resep aslinya "Long Cappuccino"). Secara saya pecinta kopi, jadi cookies kopi ini menarik perhatian, hehe



Dan ternyata, cookies tanpa telur ini enggak ribet dan ekonomis :) Awalnya, saya mengira kuker tanpa telur bakalan agak keras atau gimana lah teksturnya. Ternyata renyah dan layak buat dicoba!

Oya, enggak ada trik khusus untuk kuker tanpa telur ini. Ikuti aja instruksinya. Dan, bebas berkreasi!

3.2.16

Baked Potato (Kentang Panggang)

Lagi-lagi ini hasil ndapur pagi buta saat akhir pekan. Pokoknya, ketika terbangun sebelum ayam berkokok dan bingung mau ngapain, pilihan saya adalah ngubek-ngubek kulkas, lemari bahan makanan, dan segera lari ke dapur!

Nah, karena melihat ada seplastik kentang, pagi itu saya mengolahnya menjadi kentang panggang alias baked potato. Cari yang bisa nyumpel perut dan lumayan mengenyangkan :D


Biar enggak flat, saya kasih bubuk cabe dan parutan keju di atasnya. Pluuusss, saus keju favorit. Yaay!


2.2.16

Apple Pie

Good apple pies are a considerable part of our domestic happiness
(Jane Austin)


Bagi yang lemah baking dan agak enggak sabaran kayak saya, membuat apple pie adalah sebuah impian. Ya, impian yang entah sejak berapa tahun lalu, pengen banget diwujudkan. Hahaha. Bukan lebay, but that's true. 

Membayangkan membuat adonannya, menunggu untuk didiamkan di dalam kulkas, menempatkan adonan di loyang pie, membuat anyamannya, membuat isian apelnya, dll, rasanya kok too good to be true untuk saya lakoni. Saya merasa enggak sesabar itu untuk melakukan semua tahapan itu. 

Tapi, kalo enggak dicoba, saya enggak pernah tahu, apa memang seribet itu? Eh ternyata enggak lho! Enggak seribet yang saya bayangkan. 

Kebetulan, hari itu akhir pekan. Entah sabtu atau minggu, lupa. Biasanya ketika bangun tidur, saya langsung mikir, eksperimen apa ya hari ini? Dan tiba-tiba saya teringat sudah menyisihkan beberapa buah apel dari piknik ke Malang beberapa waktu lalu. Aha, langsung kepikiran bikin "APPLE PIE"!

Kali ini, semangat banget. Karena hari masih sangat pagi buta, duo A masih tertidur lelap. Maka, waktu saya sangat leluasa untuk ubek-ubek di dapur. 

Dan, inilah apple pie pertama saya. Alhamdulillah puas dengan hasil dan rasanya :) 

1.2.16

Bolu Sukade

Fresh from the oven. Yes, ini hasil baking pagi buta tadi. Langsung di-upload hari ini, mumpung semangat. Padahal, masih banyak hasil ndapur yang antre nunggu giliran di-upload juga :D 

Beberapa minggu ini, selalu bangun sebelum azan subuh. Kadang pukul 03.00 WIB, kadang pukul 03.30 WIB. Pokoknya, sebelum jam 4 pagi deh. Suka mati gaya. 

Termasuk pagi ini. Saya terbangun pukul 03.30 WIB, dan sulit untuk kembali memejamkan mata. Kemudian, ngubek-ngubek lemari buku resep. Buka-buka buku catatan, dan akhirnya terhenti di resep "Bolu Sukade". 


Buku resep ini sudah lama, dan saya alpa mencatat dari mana sumber resepnya. Semoga jadi amalan buat yang sudah berbagi resep :) 

Bolu sukade ini semacam bolu jadul ya. Dulu ketika kecil, suka banget bolu ini. Kebetulan, bahan-bahannya minimalis. 

Dan, ketika ngecek ke lemari bahan makanan, alhamdulillah semuanya ada. Sehabis shalat subuh, langsung eksekusi. Dari sejak beberapa waktu lalu, saya memang pengen banget bikin bolu ini, tapi belum kesampean. Sementara, sukadenya sudah distok, hehe. Oya, sukade ini sejenis manisan yang direndam air gula. Kebanyakan sukade ceri ya.

Secepat kilat, karena sebelum jam macul (jam 06) harus sudah selesai! 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...