1.2.16

Bolu Sukade

Fresh from the oven. Yes, ini hasil baking pagi buta tadi. Langsung di-upload hari ini, mumpung semangat. Padahal, masih banyak hasil ndapur yang antre nunggu giliran di-upload juga :D 

Beberapa minggu ini, selalu bangun sebelum azan subuh. Kadang pukul 03.00 WIB, kadang pukul 03.30 WIB. Pokoknya, sebelum jam 4 pagi deh. Suka mati gaya. 

Termasuk pagi ini. Saya terbangun pukul 03.30 WIB, dan sulit untuk kembali memejamkan mata. Kemudian, ngubek-ngubek lemari buku resep. Buka-buka buku catatan, dan akhirnya terhenti di resep "Bolu Sukade". 


Buku resep ini sudah lama, dan saya alpa mencatat dari mana sumber resepnya. Semoga jadi amalan buat yang sudah berbagi resep :) 

Bolu sukade ini semacam bolu jadul ya. Dulu ketika kecil, suka banget bolu ini. Kebetulan, bahan-bahannya minimalis. 

Dan, ketika ngecek ke lemari bahan makanan, alhamdulillah semuanya ada. Sehabis shalat subuh, langsung eksekusi. Dari sejak beberapa waktu lalu, saya memang pengen banget bikin bolu ini, tapi belum kesampean. Sementara, sukadenya sudah distok, hehe. Oya, sukade ini sejenis manisan yang direndam air gula. Kebanyakan sukade ceri ya.

Secepat kilat, karena sebelum jam macul (jam 06) harus sudah selesai! 


BOLU SUKADE

Bahan:
70 gram tepung terigu
2 butir telur
50 gram gula pasir
25 gram margarine, dilelehkan
1/2 sdm TBM/ovalet
1/4sdt vanili
Sukade secukupnya
 (saya pakai 1 bungkus kecil sukade merah dan hijau, serta tambahan kismis)

Cara:
1. Kocok telur, gula, TBM, dan vanili hingga mengembang dan kental dengan menggunakan mikser

2. Setelah adonan mengembang dan mengental, matikan mikser.

3. Masukkan terigu sedikit demi sedikit, aduk dengan teknik aduk balik (satu arah, seperti melipat) dengan menggunakan spatula.

4. Masukkan margarine leleh, aduk balik hingga tercampur rata. Pastikan margarine leleh sudah dingin ya

5. Masukkan sukade dan kismisnya. Aduk rata.

6. Tuang ke dalam loyang yang sudah dioleh margarine dan sedikit terigu. Beri hiasan sukade dan kismis di atasnya. 

7. Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat selama lebih kurang 25 menit.

8. Lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangan. Siap disantap!

Saya bikin 2 adonan, jadinya dua loyang. Alhamdulillah, bisa berbagi seloyang dengan kakung dan utinya si Aga :)

Rasanya enak, lo.Selamat mencoba, ya! 


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...